Berita

Blangko Langka, Bupati Garut Janji Tambah 500 Ribu: “Tak Ada Lagi Alasan Warga Tak Punya KTP”

×

Blangko Langka, Bupati Garut Janji Tambah 500 Ribu: “Tak Ada Lagi Alasan Warga Tak Punya KTP”

Sebarkan artikel ini
Pembukaan Roadshow Pelayanan Terpadu dan Festival Ekonomi Kreatif Kecamatan Cisurupan yang berlangsung di Halaman Kantor Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Sabtu (18/10/2025).

GOSIPGARUT.ID — Kelangkaan blangko Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang sempat menjadi keluhan masyarakat Garut bakal segera diatasi. Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, memastikan pemerintah daerah akan menambah hingga 500 ribu blangko KTP pada tahun depan, agar tidak ada lagi warga yang kesulitan mengurus dokumen kependudukan.

Pernyataan itu disampaikan Bupati saat membuka Roadshow Pelayanan Terpadu dan Festival Ekonomi Kreatif (Festival Jajanan Pedas/FEDAS) di Halaman Kantor Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Sabtu (18/10/2025).

“Insha Allah tahun depan kita akan menambah hampir 400 ribu bahkan 500 ribu blangko KTP. Sehingga tidak ada alasan warga tidak mendapatkan KTP,” tegas Syakur di hadapan warga yang memadati lokasi acara.

Menurutnya, kegiatan roadshow ini menjadi bagian dari komitmen Pemkab Garut untuk mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat sekaligus menggerakkan sektor ekonomi kreatif daerah.

Baca Juga:   PPK dan ULP Mundur, LBH Padjajaran Minta Kepolisian Segera Panggil Bupati Garut

“Sejatinya kegiatan ini dilaksanakan yang pertama adalah untuk memberikan penekanan pelayanan publik kepada masyarakat, karena itu menjadi komitmen kami,” ujar Syakur.

Tak hanya soal administrasi kependudukan, Bupati juga menyoroti pentingnya kesadaran menjaga kesehatan masyarakat. Ia mengimbau warga agar memanfaatkan layanan Cek Kesehatan Gratis yang tersedia selama kegiatan berlangsung.

“Jangan sampai sakit, karena kalau sakit itu repot semuanya. Jadi usahakan kita selalu sehat dan jangan lupa olahraga,” pesannya.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga mendorong Camat dan Kepala Desa agar aktif mengajak warganya memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB). Langkah ini, katanya, menjadi pintu masuk bagi pelaku usaha kecil untuk mendapatkan akses bantuan dan legalitas dari pemerintah.

Baca Juga:   Jalur Alternatif Lingkar Leles di Garut akan Digunakan Saat Mudik

“Pak Camat dan Pak Kades, tolong suruh warganya memiliki NIB. Karena bantuan pemerintah selalu mensyaratkan legalitas. Itu syarat dari saya,” tegasnya.

Sementara itu, Asisten Daerah III Bidang Administrasi Umum, Margiyanto, selaku Ketua Pelaksana, menjelaskan bahwa kegiatan roadshow ini merupakan bentuk sinergi lintas sektor antara Pemkab Garut, instansi vertikal, dan pelaku ekonomi kreatif.

“Kegiatan ini diselenggarakan untuk mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat serta memperkuat geliat ekonomi kreatif melalui festival kuliner dan hiburan rakyat,” jelas Margiyanto.

Roadshow ini menghadirkan beragam layanan gratis dari berbagai instansi, di antaranya Adminduk, Cek Kesehatan Gratis, Pembuatan NIB, Pelayanan Kartu Kuning, hingga BPJS dan Samsat Keliling.

Baca Juga:   Istri Bupati Garut Bagi-bagi Kaos, Kalender, dan Stiker kepada Warga

Selain pelayanan publik, acara ini juga diramaikan dengan Festival Kuliner Pedas (FEDAS) yang menampilkan lebih dari 20 pelaku UMKM lokal dan hiburan rakyat seperti wayang golek serta live music.

Roadshow Pelayanan Terpadu ini akan digelar di lima wilayah secara bergilir: Cisurupan (17–19 Oktober), Cilawu (31 Oktober–2 November), Malangbong (14–16 November), Banjarwangi (28–30 November), dan puncaknya di Garut Kota (26–28 Desember 2025).

Dengan semangat kolaboratif, Pemkab Garut berharap program ini tak hanya memperluas akses pelayanan publik, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi rakyat di tingkat desa. ***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *