GOSIPGARUT.ID — Kabar duka menyelimuti National Paralympic Committee of Indonesia (NPCI) Kabupaten Garut. Rombongan atlet para renang yang disiapkan untuk Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) Jawa Barat 2026 di Kota Bandung mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Munjul pada Selasa, 29 September 2026. Insiden tersebut terjadi sesaat setelah para atlet menyelesaikan sesi latihan rutim.
Lima orang menjadi korban dalam peristiwa ini. Dampak terberat dialami Shaka Narendra, atlet muda disabilitas berusia 9 tahun. Anak yatim piatu yang diproyeksikan tampil pada Peparda November mendatang itu mengalami patah tulang kaki dan harus segera menjalani tindakan operasi.
Kondisi ini mengancam keikutsertaan Shaka dalam ajang olahraga regional tersebut. Padahal, bocah tersebut dikenal memiliki kegigihan tinggi selama melakoni program pemusatan latihan bersama tim paralimpik Garut.
NPCI Garut bersama pihak keluarga kini membuka penggalangan dana untuk menutup biaya pengobatan dan operasi Shaka. “Setiap doa dan dukungan Anda sangat berarti untuk proses kesembuhan Shaka,” demikian bunyi imbauan resmi dalam lembar penggalangan donasi yang disebarkan jajaran pengurus.
Masyarakat yang ingin menyalurkan bantuan finansial dapat mengirimkan dana melalui rekening Bank BJB nomor 0131376243100 atas nama Komara, dengan konfirmasi melalui saluran WhatsApp di nomor 0822-1757-2483.
Hingga saat ini, Shaka masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Pengurus NPCI Garut berharap tindakan medis berjalan lancar sehingga sang atlet dapat pulih dan kembali melangkah menuju arena perlombaan. (Yuyus)



.png)









