Hukum

Polres Garut Tetapkan Seorang Guru Ngaji Sebagai Tersangka Perbuatan Asusila

×

Polres Garut Tetapkan Seorang Guru Ngaji Sebagai Tersangka Perbuatan Asusila

Sebarkan artikel ini
Kepala Sub Bagian Humas Polres Garut Ipda Muslih Hidayat. (Foto: Istimewa)

GOSIPGARUT.ID — Kepolisian Resor (Polres) Garut menetapkan seorang guru ngaji sebagai tersangka dalam kasus perbuatan asusila terhadap muridnya, seorang gadis di bawah umur, di Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut.

“Sudah (status tersangka),” kata Kepala Sub Bagian Humas Polres Garut Ipda Muslih Hidayat saat dikonfirmasi terkait status seorang guru ngaji yang dilaporkan telah berbuat asusila terhadap muridnya, Jumat (9/4/2021).

Namun, ia menuturkan, tersangka RS (41) saat ini belum ditemukan keberadaannya, karena melarikan diri sejak aksi kejahatannya itu diketahui warga, Senin (5/4/2021).

Baca Juga:   Polisi Masih Dalami Tindak Pidana di Kasus 19 Bocah Garut Kecanduan Seks

Satuan Reskrim Polres Garut, kata Muslih, masih terus memburu tersangka dan secepatnya ditangkap untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya itu.

“Tersangka masih dalam pencarian,” katanya.

Muslih menyampaikan, kasus perbuatan asusila terhadap perempuan berusia 17 tahun itu, sudah ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Satreskrim Polres Garut.

Tim penyidik, kata dia, sudah memeriksa saksi dan juga mengamankan barang bukti yang berkaitan dengan perbuatan oknum guru ngaji itu.

Baca Juga:   LBH Limpah dan Sapta Murti Minta SK Pemberhentian Anggota KPU Garut Ditangguhkan

“Penyidik sudah memeriksa empat saksi, untuk bukti surat sudah ada,” ujar Muslih.

Sebelumnya, perbuatan RS itu memicu amarah keluarga korban dan warga lainnya yang meluapkannya dengan membakar rumah semipermanen tempat biasa digunakan tersangka mengaji di Desa Dangiang, Kecamatan Cilawu, Senin (5/4/2021) malam.

Aksi warga membakar bangunan semipermanen itu merupakan spontanitas warga yang kesal terhadap perbuatan guru ngaji tersebut.

Baca Juga:   Menurun 50 Persen, Angka Kriminalitas di Garut Tahun 2024 Hanya 937 Kasus

Dugaan kasus asusila itu muncul, setelah korban menceritakan pengalaman pahitnya kepada orang tuanya, lalu keluarga korban dan warga lainnya mendatangi tempat guru ngaji tersebut.

Namun setibanya di tempat, warga tidak mendapatkan keberadaan tersangka, diketahui tersangka sudah melarikan diri yang hingga saat ini belum dapat ditemukan. (Ant)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *