Olahraga

Garut Bidik Efek Ganda Kejurda Voli U-18 2026: Cetak Atlet hingga Dongkrak Ekonomi Daerah

×

Garut Bidik Efek Ganda Kejurda Voli U-18 2026: Cetak Atlet hingga Dongkrak Ekonomi Daerah

Sebarkan artikel ini
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menerima kunjungan kerja PBVSI Provinsi Jawa Barat, yang bertempat di SOR RAA Adiwijaya Garut, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jum'at (3/4/2026).

GOSIPGARUT.ID — Kabupaten Garut tak sekadar membidik sukses sebagai tuan rumah Kejuaraan Daerah (Kejurda) Bola Voli U-18 Jawa Barat 2026. Pemerintah daerah menilai ajang ini bisa menjadi pemicu kebangkitan olahraga sekaligus mendorong pergerakan ekonomi dan pariwisata.

Kesiapan Garut menjadi tuan rumah ditandai dengan kunjungan tim Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Jawa Barat ke Sarana Olahraga (SOR) RAA Adiwijaya, Tarogong Kidul, Jumat (3/4/2026). Peninjauan dilakukan untuk memastikan kelayakan venue dan kesiapan teknis pelaksanaan.

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, mengatakan kejuaraan ini memiliki nilai strategis karena menghadirkan peserta dari 18 kabupaten/kota di Jawa Barat. Kehadiran atlet, ofisial, dan pendukung diperkirakan akan meningkatkan aktivitas ekonomi di berbagai sektor.

Baca Juga:   Dongkrak Ekonomi Daerah, Pemprov Jabar Optimalkan Potensi Desa

“Ini bukan hanya soal pertandingan, tapi juga peluang untuk menggerakkan ekonomi masyarakat, mulai dari perhotelan, kuliner, hingga UMKM,” ujar Syakur.

Ia menambahkan, momentum ini juga akan dimanfaatkan untuk memperkenalkan potensi wisata Garut kepada para tamu dari berbagai daerah.

Di sisi lain, Ketua Umum PBVSI Jawa Barat, Agus Djumaedi, menilai fasilitas di SOR RAA Adiwijaya sudah memenuhi standar untuk menggelar kejuaraan tingkat provinsi. Namun, ia menekankan pentingnya kesiapan panitia dalam memastikan penyelenggaraan berjalan profesional.

Baca Juga:   Hadiah Juara Piala Presiden 2019 Ditambahi Jadi Rp 3,5 Miliar

“Secara fasilitas sudah layak. Tinggal bagaimana kesiapan teknis dan manajemen pelaksanaan agar event ini berjalan optimal,” kata Agus.

Kejurda U-18 sendiri diharapkan tidak hanya melahirkan atlet-atlet potensial, tetapi juga menjadi ajang pembinaan berkelanjutan bagi cabang olahraga bola voli di Jawa Barat.

Pemerintah Kabupaten Garut pun optimistis, dengan persiapan yang matang, kejuaraan ini dapat memberikan dampak luas, baik bagi prestasi olahraga maupun pertumbuhan ekonomi daerah. ***

Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *