Tokoh

Dilantik Jadi Sekretaris Disdik Garut, Iwan Riswandi Fokus Konsolidasi dan Benahi Kekosongan Jabatan

×

Dilantik Jadi Sekretaris Disdik Garut, Iwan Riswandi Fokus Konsolidasi dan Benahi Kekosongan Jabatan

Sebarkan artikel ini
Sekretaris Disdik Garut, Iwan Riswandi, S.IP. (Foto: Istimewa)

GOSIPGARUT.ID — Usai resmi dilantik sebagai Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Garut, Iwan Riswandi, S.IP. langsung mematok langkah awal yang realistis dan terukur. Mantan Sekretaris Satpol PP Garut itu menegaskan, konsolidasi internal menjadi agenda pertamanya sebelum melangkah ke kebijakan yang lebih luas.

“Konsolidasi dulu, terutama di lingkungan sekretariat. Itu yang paling utama,” ujar Iwan kepada wartawan usai pelantikan, Selasa (6/1/2026).

Iwan menyebut, fondasi kerja di Dinas Pendidikan telah dibangun dengan baik oleh pejabat sebelumnya. Karena itu, ia memilih untuk melanjutkan target dan rencana kerja yang telah ditetapkan, khususnya untuk tahun anggaran 2026, tanpa tergesa-gesa melakukan perubahan besar.

Baca Juga:   Barbershop di Garut Ini Sering Mencukur Rambut Selebritis Hingga Pejabat

“Saya yakin pendahulu saya sudah bekerja dengan baik. Jadi saya tinggal meneruskan target dan ketetapan rencana yang sudah ada,” katanya.

Terkait kondisi internal Disdik Garut, Iwan mengaku masih dalam tahap adaptasi dan pendalaman. Ia tidak menampik adanya sejumlah hal yang perlu dibenahi, namun menilai perbaikannya bersifat penyempurnaan, bukan perombakan.

“Saya masih mempelajari. Mudah-mudahan proses belajar saya tidak lama. Kalau ada yang perlu diperbaiki, tinggal memoles saja,” ucapnya.

Baca Juga:   Wartawan Kelahiran Garut Ini Kini Jadi Owner "Media Pakuan"

Iwan juga menepis anggapan bahwa peralihan dirinya dari Satpol PP ke Dinas Pendidikan merupakan tantangan besar. Menurutnya, secara prinsip, tugas sekretaris di setiap organisasi perangkat daerah memiliki pola kerja yang hampir sama.

“Pendidikan dan Satpol PP itu satu rumpun, sama-sama layanan dasar dan berkaitan dengan Standar Pelayanan Minimal. Dinamikanya hampir mirip,” jelasnya.

Salah satu persoalan yang menjadi sorotan publik adalah masih adanya kekosongan jabatan struktural, termasuk posisi kepala sekolah. Menanggapi hal itu, Iwan menilai persoalan bukan pada minimnya sumber daya manusia, melainkan pada distribusi dan penataan.

Baca Juga:   Di Balik Seragam Kapolsek, AKP Abusono Pilih Berjualan Sate dan Roti Bakar Bersama Keluarga

“Sumber daya manusia di urusan pendidikan itu sebenarnya banyak. Tinggal bagaimana kita mendistribusikannya, supaya jabatan-jabatan yang kosong di 2026 bisa terisi,” katanya.

Menutup pernyataannya, Iwan menyampaikan harapan agar amanah barunya dapat ia jalankan secara optimal. Ia menegaskan komitmennya untuk bekerja profesional dan sejalan dengan tujuan peningkatan layanan pendidikan di Kabupaten Garut.

“Mudah-mudahan saya bisa melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya di Dinas Pendidikan,” pungkasnya. ***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *