Jawa Barat

Dugaan Penganiayaan Tokoh Agama di Tasikmalaya Ditangani Polisi, Pelaku Sudah Diamankan

×

Dugaan Penganiayaan Tokoh Agama di Tasikmalaya Ditangani Polisi, Pelaku Sudah Diamankan

Sebarkan artikel ini
Plt. Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tasikmalaya Ipda Agus Yusup Suryana.

GOSIPGARUT.ID — Kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang tokoh agama di Kecamatan Cikatomas, Kabupaten Tasikmalaya, yang sempat viral di media sosial, kini telah ditangani pihak kepolisian.

Peristiwa yang terjadi pada Rabu (15/4/2026) tersebut bahkan menarik perhatian Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Korban diketahui bernama Abdul Yani (70). Ia sempat dilarikan ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan medis. Saat ini, kondisinya dilaporkan berangsur membaik.

Pelaksana Tugas Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tasikmalaya, Agus Yusup Suryana, mengatakan insiden bermula saat korban melintas di Desa Cayur, lokasi berlangsungnya kegiatan halal bihalal yang dihadiri sejumlah anggota dari sebuah serikat.

Baca Juga:   Payung Geulis Tasikmalaya Laris Manis di Moskow Rusia

“Korban melintas di lokasi tersebut, lalu terjadi peristiwa yang kemudian viral. Namun situasi dapat segera dikendalikan,” ujar Agus, Minggu (19/4/2026).

Ia menegaskan, kepolisian bergerak cepat untuk mengamankan situasi sekaligus menangani perkara tersebut. Terduga pelaku kini telah berada di Markas Polres Tasikmalaya guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut dengan pendampingan kuasa hukum.

Baca Juga:   Kakek Penyebut Corona dari Kalongwewe Minta Maaf Setelah Dipanggil Polisi

Menurut Agus, proses penanganan dilakukan sesuai prosedur hukum yang berlaku. Pengamanan terhadap terduga pelaku juga dilakukan melalui pendekatan persuasif oleh aparat gabungan, disertai komunikasi dengan berbagai pihak terkait.

“Setelah dilakukan pendekatan, yang bersangkutan secara kooperatif mendatangi Polres Tasikmalaya,” katanya.

Pihak kepolisian memastikan akan menangani perkara ini secara profesional dan transparan. Hingga saat ini, motif di balik dugaan penganiayaan tersebut masih dalam proses pendalaman.

Baca Juga:   Pemprov Jabar Tambah Rombel Hingga 50 Siswa, Solusi Darurat Cegah Anak Putus Sekolah

Polisi juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.

“Kami harap masyarakat tetap tenang dan mempercayakan penanganan kasus ini kepada pihak kepolisian,” pungkas Agus. ***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *