GOSIPGARUT.ID — Pemerintah Kabupaten Garut mengaku belum menerima informasi resmi terkait penunjukan pelaksana eksplorasi panas bumi (geothermal) di kawasan Gunung Papandayan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Sekretaris Daerah Kabupaten Garut, Nurdin Yana, mengatakan hingga saat ini belum ada laporan maupun koordinasi dari pemerintah pusat mengenai penunjukan tersebut.
“Belum ada laporan, belum ada koordinasi,” ujar Nurdin, usai apel di lapangan Sekretariat Daerah Kabupaten Garut, Senin (20/4/2026) pagi.
Nurdin mengaku telah mengonfirmasi hal tersebut kepada Kepala Dinas Perindustrian, Energi, dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kabupaten Garut. Dari hasil komunikasi itu, dipastikan belum ada pemberitahuan resmi yang diterima dari Kementerian ESDM.
“Dari dinas terkait juga belum ada pemberitahuan,” kata dia.
Menurut Nurdin, pemerintah daerah akan menunggu arahan serta koordinasi dari pemerintah pusat untuk menyikapi rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Papandayan, yang berada di wilayah Kecamatan Cisurupan.
“Kita cuma bisa menunggu petunjuk dari pusat,” ucapnya.
Sebelumnya, Kementerian ESDM melalui Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) telah menunjuk PT Daya Mas Papandayan Geothermal sebagai calon pelaksana penugasan Survei Pendahuluan dan Eksplorasi (PSPE) panas bumi.
Perusahaan tersebut merupakan anak usaha dari Sinar Mas Grup. Penugasan mencakup wilayah Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, serta Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung.
Penunjukan itu tertuang dalam surat pengumuman Nomor 3.Pm/EK.04/DEP/2026 tertanggal 9 Januari 2026 tentang calon pelaksana penugasan survei pendahuluan panas bumi di wilayah tersebut. (Ary)



.png)















