GOSIPGARUT.ID — Kabupaten Garut dipastikan mengundurkan diri sebagai tuan rumah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Provinsi Jawa Barat 2027. Keputusan tersebut diungkapkan langsung oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi melalui akun TikTok pribadinya pada Sabtu (1/8/2026), sekaligus meluruskan informasi yang beredar di tengah masyarakat.
Gubernur menjelaskan, pengunduran diri Pemerintah Kabupaten Garut dilakukan setelah melalui proses kajian ulang. Alasannya, kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Garut mengalami penurunan sehingga pemerintah daerah memilih memprioritaskan anggaran untuk sektor yang dinilai lebih mendesak.
“Saya sampaikan sebuah informasi agar tidak menjadi isu yang bersifat hoax. Penyelenggaraan kegiatan MTQ yang akan diselenggarakan tahun depan mengalami proses kajian ulang kembali disebabkan karena Pemerintah Kabupaten Garut sebagai tuan rumah MTQ 2027 mengundurkan diri sebagai tuan rumah disebabkan kemampuan APBD-nya yang mengalami penurunan,” ujar Dedi.
Menurut dia, kondisi fiskal tersebut membuat Pemkab Garut mengalihkan fokus pembiayaan ke pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pendidikan, serta layanan kesehatan bagi masyarakat.
“Sehingga lebih memfokuskan untuk kegiatan infrastruktur, kegiatan pendidikan, dan kegiatan layanan kesehatan lainnya,” kata Dedi.
Gubernur memastikan, pengunduran diri Garut sebagai tuan rumah MTQ Jawa Barat 2027 segera diproses oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Bersamaan dengan itu, Pemprov akan mencari daerah lain yang siap menjadi penyelenggara agar agenda MTQ tingkat provinsi tetap dapat dilaksanakan sesuai rencana.
“Untuk itu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan segera memproses pengunduran diri tersebut dan mencari alternatif tempat yang lain yang bersedia menjadi tuan rumah. Hatur nuhun,” ucapnya. ***



.png)

















