Berita

Siswa Terduga Pelaku Perundungan di Garut Santai Live TikTok, Keluarga Korban Kecewa ​

×

Siswa Terduga Pelaku Perundungan di Garut Santai Live TikTok, Keluarga Korban Kecewa ​

Sebarkan artikel ini
Tangkapan layar terduga pelaku perundungan terhadap siswa MTs di Garut melakukan live di TikTok.

GOSIPGARUT.ID — Aktivitas media sosial salah satu siswa yang diduga terlibat dalam kasus perundungan terhadap siswi MTs Maripari, Kecamatan Sukawening, Kabupaten Garut, menuai sorotan. Terduga pelaku kedapatan melakukan siaran langsung melalui aplikasi TikTok pada Senin malam, 14 September 2026, sekitar pukul 20.00 WIB.

Langkah ini memantik kekecewaan mendalam dari pihak keluarga korban yang menilai proses hukum dan penanganan psikologis masih berjalan lambat.

​SZ, ayah korban, mengaku terkejut sekaligus geram melihat terduga pelaku masih bisa beraktivitas secara santai di media sosial. Kondisi tersebut berbanding terbalik dengan kondisi putrinya yang hingga kini masih mengurung diri di rumah.

Baca Juga:   Kinerja Solid, BRI Finance Dukung Pembiayaan Alat Berat

Korban dilaporkan mengalami trauma berat dan belum bisa kembali melanjutkan kegiatan belajar mengajar di sekolah.

​”Anak saya masih trauma di rumah, menahan rasa sakit dan belum bisa bersekolah. Sementara pelaku dengan bebas melakukan live TikTok,” kata SZ saat dihubungi.

​SZ mempertanyakan kelanjutan penanganan perkara ini kepada aparat hukum dan pihak sekolah. Menurut dia, pemandangan terduga pelaku yang beraktivitas tanpa beban di ruang publik digital mencederai rasa keadilan keluarga. Ia mendesak pihak-pihak terkait bertindak tegas dan memastikan hak-hak pemulihan trauma bagi korban terpenuhi.

Baca Juga:   Seorang Pria di Limbangan Serang Tetangganya dengan Cangkul hingga Tewas

​”Saya heran kasusnya sedang berjalan, tapi kok seperti tidak ada dampak bagi pelaku. Kami berharap pihak terkait serius menangani kasus ini,” ujar SZ menambahkan.

​Aksi siaran langsung tersebut juga memicu reaksi keras dari warganet. Kolom komentar siaran TikTok terduga pelaku dibanjiri nada sindiran dan kecaman. Sejumlah warganet mempertanyakan sanksi disiplin dari pihak sekolah serta status hukum yang bersangkutan.

​”Ngerakeun orang… sia mah, maneh dikeluarkan di sekolah (Bikin malu orang kamu mah, kamu dikeluarkan dari sekolah),” tulis salah satu warganet di kolom komentar siaran langsung tersebut.

Baca Juga:   Garut Jadi Percontohan Kelas Ayah Idaman di Jabar, Ini Pertimbangan BKKBN

​Kasus dugaan perundungan yang menimpa siswi MTs Maripari ini sebelumnya telah menjadi perhatian dinas pendidikan setempat dan aparat penegak hukum. Meski demikian, lambatnya langkah konkret dan belum adanya sanksi tegas membuat polemik ini terus menggelinding di tengah masyarakat.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun pengelola sekolah terkait tindak lanjut penanganan kasus dan sanksi terhadap terduga pelaku. (Yuyus)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *