GOSIPGARUT.ID — Dominasi perenang muda klub Junior Aquatic Sport (JAS) Garut tak terbendung dalam ajang West Java Age Group Swimming Championship Series 2 di Kabupaten Garut, 4–6 September 2026. Tampil tangguh di markas sendiri, para perenang muda ini meraup puluhan medali sekaligus menumbangkan rekor renang Jawa Barat yang terkunci selama puluhan tahun.
Sorotan utama tertuju pada perenang Kelompok Usia (KU) 2 Putra, Aidhan Muhammad Al Fhatturahman. Aidhan tampil perkasa dengan meraup enam medali emas dan menyabet gelar Best Swimmer KU 2 Putra. Momen paling krusial tercipta di nomor 100 meter gaya kupu-kupu (butterfly): Aidhan resmi memecahkan rekor provinsi yang belum tersentuh selama dua dekade. Ia juga meruntuhkan rekor 50 meter gaya kupu-kupu yang bertahan 14 tahun.
Empat emas tambahan diboyong Aidhan dari nomor 50 meter gaya bebas (freestyle), 100 meter gaya bebas, 200 meter gaya ganti perorangan (individual medley), serta estafet 4×100 meter gaya ganti.
Pelatih Kepala sekaligus Ketua Umum JAS Garut, Moh Japar Rohman, menyebut lonjakan prestasi ini sebagai buah manis konsistensi regenerasi atlet. “Ini bukti nyata keberhasilan sistem pembinaan kami. Rekor yang dipecahkan Aidhan sangat monumental karena sudah bertahan begitu lama,” ujarnya.
Laju medali JAS Garut berlanjut melalui deretan perenang muda lainnya:
Kalula Akira Althafunissa (KU 2 Putri): Merebut dua emas (50 meter gaya punggung/33,34 detik dan estafet 4×100 meter gaya ganti), satu perak (50 meter gaya bebas/29,00 detik), serta satu perunggu (50 meter gaya dada/37,58 detik).
Adzka Alfarizqy Nasution (KU 2 Putra): Mengamankan satu emas estafet 4×100 meter gaya ganti (4:14.16), satu perak (100 meter gaya kupu-kupu/1:00.42), serta tiga perunggu dari nomor 50 meter gaya punggung, 50 meter gaya bebas, dan 100 meter gaya punggung.
Jasmine Diandra Arli Pratama (KU 3): Memborong emas di nomor 50 meter gaya dada (37,44 detik) dan 100 meter gaya dada, plus satu perak di nomor 50 meter gaya kupu-kupu (30,56 detik).
Tazkia Ramadhani (KU 1+): Mengoleksi emas estafet 4×100 meter gaya ganti, tiga perak (100 meter gaya kupu-kupu, 800 meter gaya bebas, 400 meter gaya bebas), dan satu perunggu (50 meter gaya bebas).
Tak ingin cepat puas, JAS Garut langsung membidik level kompetisi yang lebih tinggi. Dua amunisi utamanya, Aidhan dan Kalula, siap diterjunkan dalam Kejuaraan KRAPSI di Kolam Renang Jatidiri, Semarang, pada 24–27 September 2026. Ajang ini menjadi momentum krusial untuk mengejar limit waktu Sea Group sekaligus menguji ketahanan mental atlet di gelanggang nasional. (Yuyus)



.png)






