GOSIPGARUT.ID — Peringatan HUT RI di Kampung Kaum Lebak, RW 8, Kelurahan Paminggir, Kecamatan Garut Kota ditutup dengan tausiyah akbar yang diisi oleh Ustadz Muhammad Sony dari Pusdai Jabar. Tausiyah itu merupakan acara terakhir dari rangkaian acara peringatan HUT RI yang digelar di kampung tersebut.
Pada hari pertama acara digelar Sabtu (30/08/2019) diisi dengan anak-anak tari kreasi anak dan remaja, tari kreasi ibu-ibu, vokal grup ibu-ibu, lomba karoke ibu, dan lain-lain.
Hari kedua, Minggu siang acara diisi dengan pagelaran dangdut yang dimulai pada siang hari dan selesai sore hari. Acara diselingi dengan pagelaran lawak dari pemuda RW 08.
Sementara acara puncak, yaitu acara terakhir digelar pada malam Senin karena momennya bertepatan dengan 1 Muharram 1441 hijriah. Maka acara diisi dengan tausiyah akbar. Tampak hadir 500 warga yang telah diundang secara resmi sebelumnya. Mereka tumpah ruah memenuhi lapang RT 03 RW 08 untuk mendengarkan tausiah yang dipaparkan oleh Ustadz Muhammad Soni.
Acara ini dihadiri oleh Lurah Paminggir Asep Ridwan, Binkamtibmas Garut Kota Eri, ketua ketua RW tetangga serta sejumlah dewan kemakmuran masjid (DKM) tetangga yang juga telah diundang sebelumnya.
Ketua Panitia, Yudi Ardiana, sangat bersyukur dapat menggelar acara ini dan berlangsung sukses tanpa ada efek apapun.
“Seperti yang kita dengar di beberapa tempat peringatan HUT RI berupa panggung dangdutan seringkali membuat acara tidak kondusif, namun di sini semuanya berlangsung kondusif, malahan diisi dengan tausiyah akbar yang dihadiri ratusan warga,” ujar dia ang diamini koordinator keamanan, Hari
Yudi mengatakan, semua ini berkat dukungan dari kawan-kawan panitia yang berjibaku menyiapkan materi, waktu dan pikirannya demi suksesnya acara. Mereka bahu membahu siang malam mengeluarkan tenaga dan pikirannya tanpa mengharap imbalan apapun.
Sementara itu Lurah Paminggir Asep Ridwan engapresiasi sekali acara yang digelar oleh para pemuda RW 8 itu. Menurutnya, jarang sekali acara peringatan HUT RI diisi dengan kegiatan yang bersifat religius, tausiah akbar.
“Saya berharap memang peringatan ini jangan hanya diisi dengan acara hiburan semata, tapi sebaiknya seperti ini. Ada hal-hal yang sifatnya Islami dan religius sehingga tidak terkesan hura-hura saja. Saya sangat mengapresiasi ini,” pungkasnya. (Yuyus)

.png)











