Berita

Toko Oleh-oleh di Garut Hangus Terbakar, Pemilik Rugi Rp300 Juta dalam Hitungan Menit

×

Toko Oleh-oleh di Garut Hangus Terbakar, Pemilik Rugi Rp300 Juta dalam Hitungan Menit

Sebarkan artikel ini
Toko oleh-oleh di Jalan Pramuka Garut yang hangus terbakar, Rabu pagi (14/1/2026).

GOSIPGARUT.ID — Musibah kebakaran menimpa sebuah toko oleh-oleh khas Garut, Tiara Snack, yang berlokasi di Kampung Loji, Jalan Pramuka, Kecamatan Garut Kota, Rabu (24/1/2026) pagi. Api yang berkobar cepat menghanguskan seluruh bangunan ruko beserta isinya, menyebabkan pemilik mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 08.40 WIB. Toko milik Rizal (40), seorang wiraswasta, itu tak mampu diselamatkan lantaran api dengan cepat membesar dan melahap seluruh barang dagangan yang sebagian besar merupakan stok oleh-oleh siap jual.

Kapolsek Garut Kota AKP Zainuri, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan, kebakaran diduga kuat dipicu oleh kebocoran tabung gas LPG yang kemudian tersambar api dari tungku masak di dalam toko.

Baca Juga:   Jual Obat-obatan Terlarang, Seorang Pria di Cibatu Garut Ditangkap Polisi

“Api diduga berasal dari kebocoran tabung gas yang menyambar api di tungku. Karena banyak bahan mudah terbakar, kobaran api cepat membesar dan membakar seluruh bagian toko,” kata Zainuri.

Warga sekitar sempat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil karena api sudah terlanjur membesar. Lima unit mobil pemadam kebakaran milik Pemda Garut—terdiri dari tiga unit mobil pancar dan dua unit mobil suplai air—baru berhasil menjinakkan api sekitar pukul 09.30 WIB.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran ini meninggalkan kerugian materiil yang cukup besar. Bangunan ruko beserta seluruh barang dagangan di dalamnya ludes terbakar. Kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp300 juta.

Baca Juga:   Masker Dijual Mahal di Garut, Legislator Ade Kaca Minta Aparat Bertindak Tegas

Berdasarkan hasil pendataan di lokasi, diketahui toko tersebut tidak dilengkapi alat pemadam api ringan (APAR). Selain itu, petugas menemukan sekitar 20 tabung gas LPG 3 kilogram berada di dekat area memasak gorengan, serta keterbatasan sumber air karena hanya tersedia kran kecil untuk cuci tangan.

Situasi tersebut membuat proses pemadaman awal semakin sulit dan mempercepat penyebaran api ke seluruh ruangan toko.

Menariknya, Bupati Garut turut berada di lokasi kejadian karena kebetulan melintas di sekitar area kebakaran. Ia menegaskan pentingnya standar keselamatan usaha, terutama kepemilikan APAR sebagai langkah antisipasi kebakaran.

Baca Juga:   Alfamart Tanam 20 Ribu Mangrove, Bangun Perisai Hijau di Pesisir Kota Semarang

“Standar keselamatan harus menjadi perhatian utama. Ke depan, izin usaha tidak akan diberikan apabila tidak memenuhi persyaratan keselamatan kebakaran,” tegas Bupati.

Petugas Polsek Garut Kota dan Polres Garut langsung melakukan pengamanan lokasi, membantu proses evakuasi, serta melakukan penyelidikan awal untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.

Pihak kepolisian mengimbau para pelaku usaha, khususnya pemilik toko oleh-oleh dan usaha kuliner, agar lebih memperhatikan penggunaan tabung gas LPG serta melengkapi tempat usahanya dengan alat pemadam kebakaran guna mencegah kerugian serupa terulang di kemudian hari. ***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *