GOSIPGARUT.ID — Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat berhasil mengidentifikasi sebanyak 30 jenazah korban bencana longsor di wilayah Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Seluruh jenazah yang telah teridentifikasi itu kini sudah diserahkan kepada pihak keluarga.
“Kami menerima sekitar 30 jenazah yang telah berhasil diidentifikasi dan diserahkan kepada keluarga korban,” ujar Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan saat ditemui di Posko DVI Polda Jabar, Selasa (27/1/2026).
Hendra menjelaskan, proses identifikasi terhadap jenazah yang belum terkonfirmasi identitasnya masih terus berlangsung. Tim DVI melakukan tahapan rekonsiliasi data secara menyeluruh dengan mencocokkan data ante-mortem dan post-mortem untuk memastikan keakuratan identitas korban.
“Terhadap sisa jenazah yang masih ada, kami melaksanakan rekonsiliasi data hasil identifikasi, baik dari data medis maupun data yang dihimpun dari keluarga korban,” kata Hendra.
Ia menambahkan, tim forensik bekerja secara cermat dan berhati-hati mengingat pentingnya ketepatan identitas sebelum jenazah diserahkan kepada keluarga. Proses ini juga dipengaruhi oleh data orang hilang yang masih bersifat dinamis dan terus diperbarui setiap hari.
“Kami berharap jumlah korban yang berhasil diidentifikasi akan terus bertambah seiring proses pencocokan data yang dilakukan. Kami akan melayani proses ini hingga seluruh korban dapat teridentifikasi secara menyeluruh,” ujar Hendra.
Berdasarkan data sementara hingga Selasa (27/1/2026) pukul 18.00 WIB, tim SAR gabungan telah mengevakuasi dan mengirimkan total 48 kantong jenazah ke Posko DVI Polda Jabar. Dari jumlah tersebut, sebanyak 18 kantong jenazah masih dalam proses identifikasi lanjutan.
Upaya pencarian dan identifikasi korban longsor Cisarua terus dilakukan secara intensif oleh tim gabungan sebagai bagian dari komitmen negara dalam memberikan kepastian dan penghormatan terakhir bagi para korban serta keluarganya. ***



.png)











