oleh

Kasus Pokir, Kejari Akan Periksa Politisi Golkar yang Mantan Ketua DPRD Garut

GOSIPGARUT.ID — Kejaksaan Negeri Garut akan memeriksa mantan Ketua DPRD Kabupaten Garut, Ade Ginanjar, atas dugaan korupsi dana pokok pikiran (Pokir) dan biaya operasional di lingkungan DPRD pada tahun anggaran 2017—2018.

“Mantan pimpinan dewan sekarang dipanggil untuk diperiksa dugaan pidana korupsi,” kata Kepala Kejari Garut Azwar usai pemusnahan barang bukti kasus pidana di halaman Kantor Kejari Garut, Rabu (27/11/2019).

Kejari Garut saat ini masih menyelidiki dugaan kasus tindak pidana korupsi di lingkungan DPRD Kabupaten Garut. Selama ini, lanjut dia, sudah 27 anggota DPRD Garut periode 2014—2019 menjalani pemeriksaan, sedangkan mantan Ketua DPRD Garut Ade Ginanjar belum diperiksa terkait dengan kasus dugaan korupsi itu.

“Semuanya (unsur pimpinan) sudah diperiksa, tinggal ketuanya (Ade Ginanjar),” kata Azwar.

Baca Juga:   Kejari Selidiki Dua Kasus Dugaan Korupsi di DPRD Garut, Apa Saja?

Ia mengatakan bahwa pihaknya secepatnya menyelesaikan pemeriksaan seluruh anggota DPRD Garut sebanyak 50 orang untuk dimintai keterangan tentang penggunaan dana pokok pikiran dan biaya operasional pada tahun anggaran 2017—2018.

Hasil pemeriksaan sementara, kata Azwar, belum dapat diketahui nilai kerugian uang negaranya karena masih dalam tahap penyelidikan.

Ia menargetkan keputusan ada unsur tindak pidana korupsi atau tidak ada akan diumumkan di pertengahan Desember 2019. “Ada dan tiada disampaikan nanti, maksimal sampai pertengahan Desemberlah (hasil penyelidikan),” ujar Azwar.

Baca Juga:   Ayah Setubuhi Anaknya hingga Melahirkan Diancam Hukuman 15 Tahun Bui

Sementara itu, anggota DPRD Garut yang sudah menjalani pemeriksaan, yakni politikus PKS, PDI Perjuangan, PKB, PPP, dan mantan Ketua DPRD Garut Ade Ginanjar dari Partai Golkar. (Ant/Fj)

Komentar

Berita Terkait