Kuliner

Rumah Makan Padang “Pedo” Buka Cabang Baru di Jalur Wisata Cisewu–Rancabuaya

×

Rumah Makan Padang “Pedo” Buka Cabang Baru di Jalur Wisata Cisewu–Rancabuaya

Sebarkan artikel ini
Rumah makan masakan padang "Pedo 2" di Jalan Raya Cisewu -- Pantai Rancabuaya.

GOSIPGARUT.ID — Setelah beroperasi selama empat tahun melayani pelanggan di kawasan eks Terminal Cisewu, Kabupaten Garut, Rumah Makan Masakan Padang “Pedo” kini memperluas usahanya dengan membuka cabang baru bernama Rumah Makan Padang “Pedo 2”.

Cabang baru tersebut mulai beroperasi pada Rabu (20/5/2026), bertepatan dengan peringatan Hari Kebangkitan Nasional. Lokasinya berada di Jalan Raya Cisewu–Pantai Rancabuaya, tepatnya di Desa Pamalayan, Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut.

Pengelola Rumah Makan Pedo 2, Didin, mengatakan kehadiran cabang baru ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan pelayanan kepada pelanggan, sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat dan pengguna jalan di jalur wisata selatan Garut.

Baca Juga:   Sudah Dua Bulan Buka, Rumah Makan Masakan Padang di Cisewu Tak Pernah Sepi Pembeli

“Jarak dari Pedo 1 ke Pedo 2 tidak terlalu jauh, sekitar tiga kilometer. Kami melihat kawasan ini cukup potensial karena berada di jalur wisata yang ramai dilalui kendaraan dari arah Bandung menuju Pantai Rancabuaya,” ujar Didin saat ditemui di lokasi pembukaan rumah makan.

Menurut dia, lokasi rumah makan dipilih karena dinilai strategis dan mudah dijangkau. Selain berada di tepi jalan utama, area tersebut juga dekat dengan pemukiman warga dan sejumlah perkantoran.

“Kami juga menyiapkan lahan yang relatif luas, termasuk area parkir yang lebih nyaman untuk kendaraan roda dua maupun roda empat. Harapannya, pengunjung bisa lebih leluasa saat singgah untuk makan atau beristirahat,” katanya.

Baca Juga:   Rumah Makan Masakan Padang di Cisewu Pindah Lokasi, Sekarang Tempatnya Lebih Luas

Sebagai rumah makan khas Padang, Pedo 2 menyajikan beragam menu masakan Minang yang sudah akrab di lidah masyarakat, mulai dari rendang, ayam pop, gulai tunjang, dendeng balado, hingga aneka sambal khas Padang.

Didin menuturkan, cita rasa menjadi hal yang tetap dipertahankan dari rumah makan pertama. Ia berharap cabang baru tersebut dapat menjadi tempat persinggahan yang nyaman bagi wisatawan maupun masyarakat sekitar.

“Selama empat tahun terakhir, kami bersyukur mendapat respons baik dari pelanggan. Karena itu kami mencoba berkembang, mudah-mudahan bisa membuka lapangan pekerjaan baru juga bagi warga sekitar,” ucapnya.

Baca Juga:   Bupati Garut Tinjau Pos Penyekatan Arus Mudik dan Jalur Wisata

Kawasan Cisewu sendiri dikenal sebagai salah satu jalur penghubung menuju destinasi wisata pantai di wilayah selatan Garut, termasuk Pantai Rancabuaya dan sekitarnya. Pada akhir pekan maupun musim libur, arus kendaraan di jalur tersebut cenderung meningkat.

Kehadiran rumah makan baru di jalur wisata itu diharapkan tidak hanya memudahkan wisatawan memperoleh tempat makan, tetapi juga turut mendukung tumbuhnya aktivitas ekonomi lokal di Kecamatan Cisewu. ***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *