Politik

Jalan Rusak hingga Posyandu, Warga Sukawening Garut “Hujani” Ayi Suryana Tuntutan Kebutuhan Dasar ​

×

Jalan Rusak hingga Posyandu, Warga Sukawening Garut “Hujani” Ayi Suryana Tuntutan Kebutuhan Dasar ​

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Kabupaten Garut dari Daerah Pemilihan 3, Ayi Suryana, melakukan reses di Kampung Cikancung, Desa Mekarhurip, Kecamatan Sukawening.

GOSIPGARUT.ID — Kesenjangan pembangunan fasilitas dasar di kawasan perdesaan Kabupaten Garut kembali menyeruak. Dalam agenda reses Anggota DPRD Kabupaten Garut dari Daerah Pemilihan 3, Ayi Suryana, di Kampung Cikancung, Desa Mekarhurip, Kecamatan Sukawening, warga memanfaatkan forum dialog tersebut untuk membeberkan deretan persoalan krusial yang mengabaikan kenyamanan dan keselamatan warga sehari-hari.

​Fokus utama tuntutan masyarakat tertuju pada buruknya akses jalan lingkungan dan jalan desa yang memicu hambatan mobilitas ekonomi warga. Masalah ini diperparah oleh buruknya drainase desa yang memicu genangan air saat hujan, serta minimnya lampu penerangan jalan umum (PJU) yang membuat sejumlah titik rawan kejahatan dan kecelakaan di malam hari.

​Tidak hanya urusan fisik, warga yang mayoritas bertani menuntut intervensi konkrit pada sektor produksi. Mereka mendesak penyediaan bantuan sarana produksi pertanian (saprodi), perbaikan irigasi, serta pembinaan kelompok tani. Di saat bersamaan, para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mengharapkan adanya skema bantuan modal dan pendampingan usaha agar mampu bertahan.

Baca Juga:   Untuk Pilkades di Garut Berjalan Sukses Tanpa Ekses, Panitia akan Bentuk Tim Bina Wilayah

​Sektor pelayanan publik dasar juga tak luput dari cecaran aspirasi. Warga mendesak pembenahan sarana kesehatan masyarakat melalui penguatan posyandu dan fasilitas pelayanan kesehatan primer. Sementara untuk sektor sosial dan generasi muda, warga meminta keberlanjutan dukungan bagi pondok pesantren dan sarana ibadah, serta penyediaan ruang kreatif dan sarana olahraga bagi pemuda.

Baca Juga:   Ketua TKN Rosan Roeslani: Prabowo-Gibran Harus Menang Telak di Jabar Jika Mau Satu Putaran

​Menanggapi rentetan desakan tersebut, Ayi Suryana menegaskan akan membawa seluruh daftar masalah ini ke gedung dewan. Ia berjanji akan mengawalnya dalam pembahasan program pembangunan daerah.

​“Kami mencatat satu per satu aspirasi yang disampaikan masyarakat. Mulai dari infrastruktur jalan, drainase, penerangan, pertanian, UMKM, kesehatan, kebutuhan kepemudaan, hingga sarana keagamaan. Semua ini akan menjadi bahan untuk kami tindak lanjuti sesuai kewenangan dan kemampuan anggaran daerah,” ujar Ayi Suryana.

​Politikus PPP tersebut menambahkan bahwa hasil penjaringan aspirasi ini bakal disaring ke dalam Pokok-pokok Pikiran (Pokir) DPRD Garut. Pengalokasiannya akan mempertimbangkan skala prioritas serta daya tampung Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Baca Juga:   2.100 Nakes di Garut Ikuti Tes PPPK, Sebanyak 1.786 Dipastikan Lulus dan Diterima

​“Yang paling penting adalah bagaimana aspirasi masyarakat ini dapat dikawal bersama. Kami akan berupaya menyampaikan dan memperjuangkannya melalui pembahasan program pembangunan sesuai skala prioritas,” kata Ayi.

​Kini bola panas berada di tangan legislatif dan pemerintah daerah. Warga Desa Mekarhurip menanti bukti nyata agar janji pengawalan aspirasi tersebut tidak sekadar berhenti di atas kertas laporan reses. (Yuyus)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Gusrajab
previous arrow
next arrow
[metaslider id="36580"]
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *