Peristiwa

Penembakan di Reuni SMP Garut: Mata Kiri Pelajar 15 Tahun Tertembak Airsoft Gun, Pelaku Kabur

×

Penembakan di Reuni SMP Garut: Mata Kiri Pelajar 15 Tahun Tertembak Airsoft Gun, Pelaku Kabur

Sebarkan artikel ini
Pazwa Pahaludin, pelajar berusia 15 tahun di Garut menjadi korban penembakan senjata airsoft gun pada Sabtu malam, 26 September 2026.

GOSIPGARUT.ID — Acara nostalgia reuni Sekolah Menengah Pertama (SMP) di sebuah vila di Kabupaten Garut, Jawa Barat, berujung tragedi. Pazwa Pahaludin, pelajar berusia 15 tahun, menjadi korban penembakan senjata airsoft gun pada Sabtu malam, 26 September 2026. Proyektil peluru kini bersarang di mata kiri korban dan mengancam penglihatannya secara permanen.

​Polres Garut telah mengidentifikasi terduga pelaku yang merupakan kakak kelas korban semasa SMP. Namun, proses hukum terhambat lantaran terduga pelaku kabur dari rumah dan kini masuk dalam daftar pencarian polisi.

​Tamu Tak Diundang dan Peluru yang Tertanam

​Peristiwa bermula saat Pazwa menghadiri kumpul alumni di lokasi kejadian. Menurut keterangan polisi, terduga pelaku datang ke acara tersebut tanpa undangan. Tanpa pemicu yang jelas, tembakan airsoft gun meletus dan mengenai tepat di organ vital wajah korban.

Baca Juga:   Tembok Penahan Tanah di Perumahan Agrenia Runtuh, Timpa Rumah Elli dan Pajaria

​Proyektil plastik padat atau logam berukuran kecil dari airsoft gun melesat merusak jaringan mata kiri Pazwa. Akibat benturan keras tersebut, korban mendadak tak mampu melihat dan langsung dilarikan untuk mendapat pertolongan medis.

​Kepolisian Sektor dan Polres Garut bergerak setelah menerima laporan resmi dari keluarga korban. Namun, perburuan di kediaman terduga pelaku belum membuahkan hasil.

​”Keluarga sudah melaporkan ke pihak Polres, dan saat ini Polres Garut sedang melakukan penyelidikan, pelaku dalam pengejaran,” kata Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Garut Inspektur Dua Susilo Adhi saat dihubungi, Selasa, 6 Oktober 2026.

​Adhi membenarkan petugas telah mendatangi rumah terduga pelaku, tetapi bangunan tersebut sudah kosong. Polisi enggan berspekulasi mengenai keterlibatan keluarga dalam menyembunyikan terduga pelaku sebelum pemeriksaan resmi dilakukan.

Baca Juga:   Naya Adisha Azzarra, Juarai Event "Bumi Upi Milari Bakat" pada Mieling Poe Indung 2024 se-Garut

​”Terduga pelakunya sudah dicari, tapi tidak ada di rumahnya. Masih dalam pencarian,” ujar Adhi. “Kami belum bisa memberikan statement (soal motif) karena pelakunya belum ketemu. Nanti kalau sudah ketemu, baru bisa dijelaskan.”

​Terancam Buta, Korban Dilarikan ke RS Mata Cicendo

​Dampak fatal dari proyektil yang bersarang membuat penanganan medis Pazwa harus dirujuk ke rumah sakit spesialis. Saat ini, korban menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Mata Cicendo, Kota Bandung.

​Tim medis tengah menyiapkan rencana operasi bedah untuk mengangkat proyektil yang masih menancap di dalam rongga mata korban. Sebelum tindakan invasif dilakukan, serangkaian observasi dan pemeriksaan penunjang terus berjalan.

Baca Juga:   XTC Indonesia Garut Perkuat Soliditas Kader, Siapkan Muscab 2026 dan Dorong Perubahan Citra Organisasi

​Manajer Hukum dan Hubungan Masyarakat RS Mata Cicendo Ria Darmasari menyatakan pihak rumah sakit masih melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi mata pasien.

​”Untuk saat ini pasien sedang kami lakukan pemeriksaan lebih lanjut. Ya, memang masih ada beberapa pemeriksaan,” tutur Ria.

​Ia menambahkan, penjelasan teknis mengenai kondisi saraf mata serta peluang kepulihan penglihatan Pazwa baru akan dibeberkan secara transparan setelah seluruh tahapan operasi dan tindakan medis selesai.

​Kasus penembakan airsoft gun ini menambah deretan penyalahgunaan senjata rakitan maupun hobi di tempat umum. Polisi mengimbau terduga pelaku segera menyerahkan diri untuk mempertanggungjawabkan tindakannya di hadapan hukum. ***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *