GOSIPGARUT.ID — Kreator konten asal Bandung, Itings, menyampaikan keresahannya terkait maraknya aksi begal dan tindak kriminal jalanan di Jawa Barat melalui sebuah video yang diunggah di akun TikTok pribadinya. Dalam video yang dilihat GOSIPGARUT.ID, Minggu (19/7/2026), ia meminta pemerintah daerah dan aparat penegak hukum memberikan solusi konkret untuk mengatasi persoalan tersebut.
Dalam pernyataannya, Itings menyampaikan pesan yang ditujukan kepada Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Wali Kota Bandung Mohamad Farhan, beserta jajaran pemerintah dan pihak berwenang. Ia menegaskan bahwa tujuannya bukan untuk menyalahkan pihak mana pun, melainkan mengajak semua pihak mencari jalan keluar atas meningkatnya keresahan masyarakat.
“Izin bertanya mengenai bagaimana caranya untuk berhadapan dengan kondisi sekarang. Bisa dibilang Bandung dan sekitarnya, khususnya di Jawa Barat, sedang ramai atau rawan begal. Banyak juga orang yang membawa senjata tajam di jalanan dan membuat kerusuhan,” ujar Itings dalam videonya.
Ia menilai persoalan keamanan tidak bisa diselesaikan hanya dengan saling menyalahkan. Menurutnya, diperlukan kolaborasi antara masyarakat dan aparat agar upaya pencegahan maupun penindakan terhadap pelaku kriminal dapat berjalan lebih efektif.
“Di sini saya tidak ada unsur untuk saling menyalahkan satu sama lain. Saya hanya ingin meminta solusi bagaimana bagusnya. Siapa tahu masyarakat juga bisa membantu, saling bekerja sama dengan pihak berwenang untuk memberantas kriminal seperti ini,” katanya.
Lebih lanjut, Itings menyoroti imbauan yang kerap beredar agar masyarakat menghindari aktivitas pada malam hari demi alasan keamanan. Menurut dia, imbauan tersebut belum sepenuhnya menjawab persoalan karena banyak warga yang justru bekerja pada malam hari untuk mencari nafkah.
“Kalau bisa jangan keluar malam, tetapi tidak semua orang kerjanya siang. Ada yang bekerja malam untuk mencari rezeki. Yang saya lihat, aksi begal ini bukan hanya malam hari, tetapi juga sore bahkan siang hari,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan keprihatinannya terhadap masyarakat yang menjadi korban saat sedang bekerja atau beraktivitas. Menurutnya, alasan ekonomi yang kerap dikaitkan dengan pelaku kejahatan tidak dapat dijadikan pembenaran atas tindakan kriminal.
“Kasihan terhadap orang-orang yang sedang mencari rezeki atau tidak tahu apa-apa. Rata-rata alasannya butuh uang, padahal semua orang juga membutuhkan uang. Karena itu saya bertanya, solusi yang terbaik seperti apa?” tuturnya.
Unggahan tersebut kemudian menarik perhatian warganet dan memicu diskusi mengenai pentingnya peningkatan keamanan di ruang publik, penguatan patroli, serta kerja sama antara masyarakat dan aparat penegak hukum dalam mencegah tindak kriminal.
Hingga Minggu (19/7/2026), belum terdapat tanggapan resmi dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi maupun Wali Kota Bandung Mohamad Farhan terkait video yang diunggah Itings tersebut. ***



.png)











