Peristiwa

Helikopter TNI AU Mendarat di Cisewu, Ratusan Warga Tumpah ke Lapangan Jelang Kedatangan KSAD

×

Helikopter TNI AU Mendarat di Cisewu, Ratusan Warga Tumpah ke Lapangan Jelang Kedatangan KSAD

Sebarkan artikel ini
Anak-anak sekolah dan warga berfoto bercama helikopter yang mendarat di Lapang Layakrama, Desa Pamalayan, Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, Kamis 3 September 2026.

GOSIPGARUT.ID — Helikopter milik TNI Angkatan Udara mendarat di Lapang Layakrama, Desa Pamalayan, Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, Kamis pagi, 3 September 2026. Pendaratan percobaan itu sontak menarik perhatian ratusan warga dan pelajar yang memadati sekitar lapangan.

Debu mengepul saat baling-baling helikopter berputar kencang. Anak-anak sekolah dasar dan taman kanak-kanak berdiri bersama warga menyaksikan pesawat tersebut dari jarak dekat. Sejumlah warga mengeluarkan telepon seluler untuk merekam momen yang jarang mereka temui.

Pendaratan tersebut merupakan bagian dari gladi bersih menjelang kedatangan Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak. Maruli dijadwalkan meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro atau PLTMH di Curug Rahong, Desa Sukajaya, Kecamatan Cisewu, pada Jumat, 4 September 2026.

Bagi warga pelosok selatan Garut, helikopter bukan pemandangan sehari-hari. Akses menuju sejumlah wilayah di kawasan tersebut masih terbatas. Karena itu, kedatangan helikopter untuk persiapan agenda militer sekaligus menjadi tontonan bagi masyarakat.

Baca Juga:   Kebakaran Landa Tiga Rumah di Sukawening, Api Diduga Berasal dari Tungku yang Menyala

“Hal seperti ini jarang terjadi di sini. Warga penasaran ingin melihat helikopter dari dekat,” kata seorang warga yang menyaksikan pendaratan tersebut.

Antusiasme warga tidak berhenti ketika helikopter menyentuh landasan. Sebagian tetap berada di sekitar lapangan untuk melihat proses gladi bersih. Pelajar yang datang bersama lingkungan sekolah juga ikut menyaksikan dari kejauhan.

Kunjungan KSAD Maruli Simanjuntak ke Cisewu memiliki agenda utama yang lebih besar daripada sekadar seremoni. Ia akan meresmikan PLTMH Curug Rahong yang dibangun untuk memanfaatkan potensi energi air di wilayah tersebut.

Anak-anak sekolah berfoto bercama helikopter yang mendarat di Lapang Layakrama, Desa Pamalayan, Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, Kamis 3 September 2026.

Pembangkit itu diharapkan membuka akses listrik bagi masyarakat di kawasan yang belum terjangkau layanan PLN secara optimal. Listrik dapat digunakan untuk rumah warga, sekolah, tempat ibadah, hingga fasilitas kesehatan.
Baca Juga:   Diduga Korsleting Listrik, SMPN 1 Leuwigoong Garut Terbakar

Kehadiran listrik juga diharapkan memberi dampak langsung terhadap kehidupan masyarakat. Aktivitas belajar anak-anak pada malam hari menjadi lebih memungkinkan. Fasilitas pelayanan publik dapat beroperasi lebih baik. Infrastruktur air bersih juga dapat dikembangkan secara terintegrasi.

PLTMH sekaligus menawarkan sumber energi yang berbeda dari pembangkit berbahan bakar fosil. Debit air sungai dimanfaatkan untuk menghasilkan listrik. Energi tersebut terbarukan dan tidak bergantung pada pasokan bahan bakar seperti solar atau batu bara.

Keterlibatan TNI AD dalam pembangunan PLTMH disebut sebagai bagian dari upaya membantu pemerintah daerah meningkatkan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah terpencil, pedalaman, dan kawasan tertinggal, terdepan, dan terluar atau 3T.

Baca Juga:   Rumah Duta Pancasila di Garut Rusak Diterjang Hujan yang Disertai Angin Kencang

Namun, tantangan tidak berhenti pada peresmian. Keberlanjutan pembangkit bergantung pada pengelolaan, pemeliharaan infrastruktur, kondisi debit air, serta mekanisme distribusi listrik kepada masyarakat.

Pendaratan helikopter di Lapang Layakrama menjadi pembuka agenda kunjungan KSAD di Cisewu. Ratusan warga yang datang bukan hanya menyaksikan gladi bersih. Mereka juga menanti perubahan yang diharapkan hadir setelah PLTMH Curug Rahong beroperasi.

Besok, Jumat, 4 September 2026, Maruli Simanjuntak dijadwalkan meresmikan pembangkit tersebut. Dari lapangan tempat helikopter mendarat hingga Curug Rahong, agenda itu membawa satu pesan utama: membuka akses energi di wilayah yang selama ini jauh dari pusat pelayanan. (April P)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *