GOSIPGARUT.ID — Kontingen Kabupaten Garut mengukir prestasi gempar dalam ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Jawa Barat bulan ini. Empat atlet pelajar asal Garut sukses menyumbangkan medali dan menyokong total 10 medali yang diraih provinsi. Namun, capaian membanggakan ini belum diikuti langkah nyata Pemkab dalam memberikan penghargaan formal bagi para atletnya.
Kondisi ini berbanding terbalik dengan langkah cepat Pemkab Tasikmalaya. Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin langsung menyerahkan penghargaan secara terbuka kepada dua atlet peraih medali O2SN dalam upacara bendera hari Senin, hanya dua hari seusai kepulangan mereka dari ajang perlombaan.
Merespons perbandingan tersebut, Bupati Garut Abdusy Syakur Amin mengaku belum mengetahui pasti skema apresiasi bagi empat atlet Garut tersebut. Menurutnya, mekanisme pemberian penghargaan masih perlu dikoordinasikan dengan perangkat daerah terkait.
“Kalau untuk empat atlet Garut yang menyumbang medali, untuk penghargaan itu saya belum tahu. Kalau mungkin seperti itu, atau mungkin ada, atau dialokasikan nanti,” kata Syakur.
Ia mendorong Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Garut untuk mengambil inisiatif mengusulkan serta memfasilitasi alokasi apresiasi bagi para atlet. Syakur menyebut permohonan bisa diajukan melalui koordinasi dengan pihak sekolah masing-masing.
“Kita minta Dispora untuk memberikan apresiasi. Bisa saja nanti mereka yang meminta, siapa dari sekolah, begitu. Enggak masalah, kita bisa memberikan sedikit,” ujarnya.
Syakur menegaskan, deretan medali yang diraih atlet pelajar Garut pada prinsipnya patut diapresiasi. Penghargaan dinilai penting untuk memicu motivasi para atlet muda agar terus mengasah bakat di kancah yang lebih tinggi.
Meski demikian, hingga kini bentuk apresiasi resmi dari Pemkab Garut masih mengambang. Kepastian dari pemerintah daerah dinantikan agar prestasi para atlet pelajar ini tidak sekadar menjadi statistik di atas kertas, melainkan mendapat pengakuan nyata yang sepadan. (Yuyus)



.png)
















