GOSIPGARUT.ID — Kontingen Jawa Barat melaju kencang dalam Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) 2026 yang digelar di Jakarta pada 17–23 Agustus 2026. Hingga Jumat, 21 Agustus 2026, Jawa Barat mengumpulkan 16 medali—terdiri dari 8 emas, 2 perak, dan 6 perunggu—dengan kontribusi krusial dari atlet-atlet muda asal Kabupaten Garut.
Garut menjadi penyumbang poin vital bagi Jawa Barat melalui cabang renang dan pencak silat. Di lintasan akuatik, perenang SMPN 2 Tarogong Kidul, Kalula Akira Althafunnisa, mengamankan medali emas nomor 50 meter gaya bebas putri setelah mengungguli rival-rivalnya dalam adu kecepatan di kolam renang.
Dominasi dilanjutkan dari gelanggang pencak silat. Pesilat muda dari SD IT Persis Tarogong, Edward Hamzi Mulabia, menyumbang emas kedua bagi Garut di kategori putra. Tambahan medali perunggu dari atlet Garut lainnya makin memperkokoh raihan total Jawa Barat.
Perolehan ini menegaskan efektivitas pembinaan atlet usia dini di tingkat daerah. “Prestasi Kalula dan Edward membuktikan potensi besar atlet Garut. Ini hasil dari pembinaan intensif dan kedisiplinan yang konsisten di sekolah,” ujar seorang perwakilan tim kontingen Jawa Barat di lokasi pertandingan.
Capaian di O2SN 2026 memperkuat posisi Jawa Barat sebagai salah satu simpul kekuatan olahraga pelajar nasional. Gelaran yang mempertandingkan cabang atletik, renang, pencak silat, hingga panjat tebing ini masih berlangsung hingga akhir pekan. Dengan sisa jadwal pertandingan yang ada, kontingen Jawa Barat berpeluang menambah pundi-pundi medali sebelum penutupan kompetisi pada 23 Agustus. (Yuyus)



.png)














