GOSIPGARUT.ID — Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, Kabupaten Garut tengah bersiap menjadi salah satu magnet wisata terbesar di Jawa Barat. Pemerintah daerah mulai menyiapkan berbagai destinasi agar siap menampung gelombang wisatawan yang diprediksi melonjak tajam.
Dikenal dengan pesona alamnya yang memesona—dari pegunungan, air panas alami, hingga pantai selatan yang eksotis—Garut kini bersolek lebih serius.
Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Garut, Aam Pathulloh, menyebut bahwa pemerintah daerah telah bergerak cepat berkoordinasi lintas sektor untuk memastikan liburan berjalan aman, nyaman, dan berkesan.
“Pemkab Garut saat ini sedang berkoordinasi dengan pengelola destinasi wisata, pihak keamanan, serta instansi terkait seperti Dinas Perhubungan dan BPBD untuk memastikan kesiapan destinasi menjelang libur Natal dan Tahun Baru,” ujar Aam kepada wartawan, Sabtu (8/11/2025).
Selain menyiapkan infrastruktur, Pemkab Garut juga menurunkan tim untuk monitoring langsung ke lapangan. Fokusnya bukan sekadar keindahan, tapi juga pada kebersihan, keamanan, dan kenyamanan wisatawan.
“Kami ingin memastikan fasilitas publik, area parkir, toilet umum, hingga sarana kebersihan siap digunakan. Wisatawan datang ke Garut bukan hanya untuk melihat, tapi untuk menikmati pengalaman yang menyenangkan,” katanya.
Wisata Berkelas: Dari Air Panas hingga Jeep Gunung Guntur
Tahun ini, Disparbud mendorong konsep wisata yang lebih beragam dan berkarakter. Kawasan Cipanas dikembangkan sebagai pusat wellness tourism atau wisata kebugaran, sementara bagi pecinta petualangan, ada wisata off-road Jeep Gunung Guntur yang kini sedang naik daun.
“Kami terus mendorong promosi wisata berbasis pengalaman. Garut tidak hanya tentang alam yang indah, tapi juga soal sensasi—menikmati alam, kuliner, dan budaya lokal dalam satu paket lengkap,” ujar Aam.
Beberapa destinasi yang diprediksi akan paling ramai pada masa liburan nanti antara lain Cipanas, Darajat, Candi Cangkuang, serta kawasan pantai selatan seperti Santolo dan Sayangheulang.
Peringatan Cuaca: Liburan Asyik, Tapi Tetap Waspada
Meski optimistis, Pemkab Garut tak menutup mata terhadap potensi cuaca ekstrem yang bisa terjadi pada akhir tahun. Karena itu, para pengelola wisata diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana alam seperti longsor dan banjir, terutama di wilayah perbukitan dan pantai.
“Kami mengimbau kepada seluruh pengelola wisata agar memperhatikan potensi bencana alam. Wisatawan juga diharapkan selalu mengikuti arahan petugas dan memperhatikan kondisi cuaca,” tegasnya.
Dengan langkah antisipatif dan promosi yang masif, Garut kini tak sekadar menanti wisatawan datang—tapi siap menyambut mereka dengan wajah baru: lebih tertata, lebih aman, dan lebih berkelas.
Libur Nataru kali ini, Garut bukan hanya destinasi, tapi pengalaman liburan yang sulit dilupakan. ***



.png)












