Berita

Janji Manis Arisan Online Berujung Jeruji Besi: Morenz Raup Rp291 Juta dari Jaringan Karangpawitan

×

Janji Manis Arisan Online Berujung Jeruji Besi: Morenz Raup Rp291 Juta dari Jaringan Karangpawitan

Sebarkan artikel ini
Morenz (34), perempuan asal Karangpawitan, yang diduga mengelola arisan abal-abal dengan kerugian mencapai Rp291,6 juta.

GOSIPGARUT.ID — Fenomena arisan online kembali memakan korban. Kali ini, Polres Garut menahan RM alias Morenz (34), perempuan asal Karangpawitan, yang diduga mengelola arisan abal-abal dengan kerugian mencapai Rp291,6 juta.

Penahanan dilakukan Selasa sore, 26 Agustus 2025, pukul 17.40 WIB oleh Unit I Tipidter Sat Reskrim Polres Garut. Morenz dijerat Pasal 378 dan/atau Pasal 372 KUHP tentang Penipuan dan Penggelapan.

Kasus ini berawal dari laporan seorang ibu rumah tangga yang dijanjikan uang arisan Rp43,5 juta. “Namun hingga jatuh tempo, hak korban tak kunjung dibayarkan,” kata Kasat Reskrim Polres Garut, AKP Joko Prihatin, Rabu (28/8/2025).

Baca Juga:   Polres Garut Terjunkan Tim Trauma Healing Pasca Insiden Meledaknya Amunisi Kadaluarsa yang Tewaskan 13 Orang

Penyelidikan membongkar modus tersangka: memiliki empat slot atas nama penyelenggara—Elsa, Mimiah, dan Mimiah 2—yang sudah “menang arisan” tanpa pernah setor uang. Praktik ini menguras kantong belasan anggota, total Rp291,6 juta.

Polisi menyita bundel rekening koran Bank BCA atas nama para korban. “Tersangka resmi kami tahan. Proses hukum berjalan,” tegas Joko.

Baca Juga:   Polres Garut Mendata UMKM untuk Penyaluran Bantuan Modal dari Mabes Polri

Kasus ini menampar realitas maraknya arisan online yang menjelma jadi ladang penipuan. Janji uang cepat, faktanya jerat utang dan kerugian massal. Polres Garut mengimbau warga jangan tergoda pada iming-iming keuntungan instan.

“Arisan online kerap menjanjikan manis, tapi sering berakhir tragis. Jangan mau terjebak dalam sistem tanpa pengawasan hukum,” pungkas Joko. ***

Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *