Berita

KNRP Garut Gelar Dongeng Edukasi Palestina di Madrasah Ibtidaiyah Yapinur Limbangan

×

KNRP Garut Gelar Dongeng Edukasi Palestina di Madrasah Ibtidaiyah Yapinur Limbangan

Sebarkan artikel ini
Kegiatan dongeng edukasi Palestina yang digelar KNRP Garut di MI Yapinur, Kecamatan Limbangan. (Foto: Istimewa)

GOSIPGARUT.ID — Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP) Kabupaten Garut kembali menggelar kegiatan dongeng edukasi Palestina sebagai wujud kepedulian terhadap rakyat Palestina yang saat ini kembali mengalami penjajahan.

Sebagaimana diketahui, pada hari ke 40 serangan Zionis Israel kepada rakyat sipil Palestina yang telah meluluh lantahkan seluruh tatanan sosial, baik sarana maupun manusia, sehingga di hari ke 40 ini tercatat korban meninggal dari rakyat sipil. Berdasarkan catatan Kementerian Kesehatan Palestina berjumlah 11.320 korban meninggal dunia dan 29.200 korban luka-luka.

Penyerangan ini menyisakan luka yang mendalam bagi rakyat Palestina pada khususnya dan umumnya dunia.

Baca Juga:   Terekam CCTV, Petugas PLN Gadungan di Limbangan Curi HP dengan Pura-pura Cek Listrik

Tak terlewatkan dari isu dunia, di Kabupaten Garut, tepatnya Madrasah Ibtidaiyah (MI) Yapinur yang berlokasi di Kecamatan Limbangan, pada Rabu 16 November 2023 lalu, ikut berkontribusi dalam jihad membela Palestina, dengan menggelar aksi solidaritas Palestina.

Selain dari acara menggalang donasi, kegiatan tersebut diikuti dengan kegiatan orasi dari anak-anak MI Yapinur dan dilanjutkan dengan dongeng edukasi kepalestinaan dari pendongeng nasional.

Baca Juga:   Dua Peristiwa Kebakaran Terjadi Jumat Kemarin, Rumah Panggung di Mekarmukti dan Kebun Bambu di Limbangan
Pihak MI Yapinur menyerahkan donasi kepada pihak KNRP Garut untuk diserahkan ke rakyat Palestina yang sangat membutuhkan bantuan. (Foto: Istimewa)

Dalam acara tersebut, terkumpulah donasi dari anak-anak sebesar Rp12.074.000 yang digalang secara bertahap selama tiga hari, dan langsung disalurkan kepada lembaga kemanusiaan Komite Nasional Rakyat Palestina Kabupaten Garut.

“Penjajahan di Palestina merupakan penjajahan untuk kita semua sebagai muslim, bukan hanya untuk rakyat Palestina, karena menjaga Al Aqsha adalah kewajiban semua muslim, bukan hanya muslim Palestina. Oleh karenanya saya selaku kepala madrasah sengaja menggerakkan anak-anak di MI Yapinur yang siswanya berjumlah 478 siswa untuk ikut berjihad walaupun hanya dengan doa dan sebagian harta,” tutur Kepala MI Yapinur, Asep Sholahuddin.

Baca Juga:   Kemarau 2026 Diprediksi Panjang, Tiga Kecamatan di Garut Ini Jadi Zona Rawan Kekeringan

Kegiatan aksi solidaritas Palestina di MI Yapinur di Kecamatan Limbangan, diakhiri dengan orasi dari Ibu Aneng yang begitu menyayat hati menggambarkan bagaimana kecemasan warga Palestina yang ada di sana dan kesedihan kita yang ada di sini. ***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *