oleh

Langgar Ketentuan PSBB, Sebuah GOR di Garut Disegel Satgas Covid-19

GOSIPGARUT.ID — Sebuah gelanggang olah raga (GOR) yang berlokasi di Jalan Sudirman, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Minggu (17/1/2021) disegel Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19. Penyegelan tersebut dilakukan karena tempat usaha itu melakukan pelanggaran di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) secara proporsional.

“Salah satunya adalah melebihi jam operasional yang telah ditentukan oleh Tim Satgas penangangan Covid-19 Garut,” kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Garut, Hendra S. Gumilang, saat diwawancarai seusai penyegelan.

Ia menyebutkan, sanksi penyegelan tersebut dilakukan pihaknya bersama Forkopimcam Garut Kota, karena GOR itu didapatkan masih buka hingga larut malam pada Sabtu (16/1/2021). Turut menyaksikan penyegelan adalah Dandim 0611/Garut, Letkol Czi Deni Iskandar.

Baca Juga:   Dukung PSBB, PT Kahatex Rumahkan Belasan Ribu Karyawannya

“Tadi malam, pada saat tim beroperasi, tempat ini masih buka sampai dengan pukul 10 (malam), dan juga yang lebih disayangkan di dalamnya itu ternyata banyak anak-anak. Jadi ini yang kita lakukan tindakan karena ini sudah hari ke-6 masih juga melanggar Peraturan Bupati Nomor 22 tahun 2020,” jelas Hendra.

Selain penutupan GOR, lanjut dia, penutupan juga dilakukan di tempat lain salah satunya di kedai kopi. “Ada (pelanggaran lain), kemarin kita juga menutup kedai kopi atau cafe dan kita kenakan sanksi administrasi berupa denda. Sama kita juga melakukan pembubaran anak-anak yang nongkrong motor, anak-anak motor dari beberapa tempat,” ujarnya.

Baca Juga:   Disnakkan Garut: Daging Kurban Harus Dibagikan 4 Jam Usai Proses Sembelih

Hendra menyampaikan, selain melakukan penyegelan serta denda administrasi, sanksi pelanggaran di masa PSBB juga bisa berupa penahanan kartu identitas.

“Kalau di sanksi di Perbub (Peraturan Bupati) itu ada beberapa dari mulai penahanan kartu identitas kita sudah lakukan, penghentian sementara kegiatan seperti ini kita hentikan, terus menghentikan aktivitas kegiatan sama seperti yang kita lakukan oleh seluruh tim, baik tim kabupaten maupun tim kecamatan,” ungkapnya.

Kasatpol PP Garut mengungkapkan, tempat usaha yang disegel akan ditutup sementara hingga 25 Januari 2021. Ia mengatakan bahwa partisipasi masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan di masa pandemi ini, sangat membantu dalam penyelesaian kasus Covid-19 di Kabupaten Garut.

Baca Juga:   Apresiasi Perpanjangan PSBB di Garut, Pendiri PISP Berharap Tidak Formalitas Semata

“Imbauan kami pada prinsipnya seluruh jajaran TNI, Polri, Pemkab Garut, dan khususnya dari satgas penangangan Covid-19 tingkat kabupaten maupun tingkat kecamatan, kepada masyarakat tetap patuhi 3M (seperti) memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak, dan juga menghindari kerumunan, demi kesehatan seluruh warga masyarakat Garut. Partisipasi masyarakat sangat membantu dalam penyelesaian kasus Covid-19 di Garut,” pungkasnya. (Yan AS)

Komentar

Berita Terkait