GOSIPGARUT.ID —Tanggal 15 September 2023 mendatang, Desa Sindangprabu, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut, genap berusia 12 tahun. Usia yang terbilang masih muda, tapi pembangunan di desa pemekaran dari Desa Sindangmekar itu, terbilang maju pesat.
Meski baru berusia 12 tahun, jalan lingkungan hingga menuju perkebunan warga di Desa Sindangprabu sudah di-paving block, sehingga tidak ada lagi jalan lingkungan berupa tanah. Tentu ini memudahkan akses masyarakat. Hanya tersisa satu kilometer jalan desa yang belum selesai dibangun.
“Bahkan, penerangan jalan umum (PJU) melebihi yang dibutuhkan dan bisa berbagi penerangan ke desa terdekat,” demikian diungkapkan Kepala Desa (Kades) Sindangprabu, Asep Suryana, SH, kepada GOSIPGARUT.ID, Rabu (23/8/2023).
Meski demikian, Asep mengakui masih banyak target pembangunan di desanya yang belum bisa direalisasikan. Namun dia mengucapkan terimakasih kepada pemerintah, baik pusat maupun daerah, yang telah mengalokasikan Dana Desa (DD) dan Infrastruktur Pedesaan (IP) sehingga desa bisa membangun baik sarana infrastruktur dan sarana lainnya.
“Alhamdulillah syukur kepada Allah SWT dan ucapan terimakasih yang sebesar -besarnya kepada pemerintah, baik pusat maupun daerah, yang sudah mengalokasikan DD dan IP, sehingga desa bisa membangun. Kami tidak bisa membayangkan jika pemerintah tidak mengalokasikan DD dan IP, dari mana desa bisa membangun karena hanya mengandalkan aspirasi dewan yang sangat terbatas,” papar dia.
Asep menjelaskan, berkat alokasi DD dan IP saat ini Desa Sindangprabu sudah menyelesaikan pembangunan sarana infrastruktur jalan, baik jalan desa dan jalan lingkungan, dan hanya tersisa 1 kilometer jalan perbatasan Sindangprabu – Sukamenak yang belum dibangun.
“Jalan lingkungan hingga menuju perkebunan masyarakat sudah selesai di-paving block, dan jalan desa hanya tersisa satu kilometer yang merupakan jalan perbatasan Sindangprabu-Sukamenak yang belum bisa dibangun dan mudah-mudahan bisa segera dibangun,” ujarnya.
Lebih lanjut, Asep menuturkan, berkat bantuan Dana Desa dan IP, seluruh sarana infrastruktur baik jalan desa, jalan lingkungan dan penerangan jalan umum (PJU) selesai dilaksanakan dan dapat dinikmati manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat.
“Kini, di Desa Sindangprabu tinggal saluran irigasi yang belum selesai dibangun untuk mengairi lahan pertanian. Sementara target pembangunan selanjutnya adalah pembangunan saluran irigasi di tiga cowal (pembagi) untuk mengatur aliran air ke lahan pertanian,” kata dia.
Asep berharap di usia yang ke-12, Desa Sindangprabu semakin maju, mandiri, meningkat, dewasa, serta bisa sejajar dengan desa lainnya selaras dengan motto Desa Sindangprabu yaitu HARUM alias harmonis, agamis, raharja, unggul, dan mandiri.
Bertepatan dengan HUT ke-78 Republik Indonesia dan peringatan Hari Jadi ke -12 Desa Sindangprabu, turut digelar berbagai kegiatan perlombaan dan turnamen yang rutin dilaksanakan setiap tahun
“Semua kegiatan difokuskan agar generasi muda di Desa Sindangprabu mengetahui sejarah Kemerdekaan RI dan sejarah lahirnya Desa Sindangprabu sehingga menguatkan cinta mereka kepada tanah kelahiran dan leluhurnya,” pungkas Asep. (Ai Karnengsih)



.png)



























