GOSIPGARUT.ID — Rumah pemotongan hewan (RPH) milik Dinas Perikanan dan Kelautan (Disnakanla) Kabupaten Garut yang berlokasi di Kampung Bojongnangka, RT 04/RW 02, Desa/Kecamatan Wanaraja, terancam ambruk.
Bangunan tua itu kondisinya sangat memprihatinkan. Kayu-kayu bagian atap bangunan sudah pada lapuk, begitu pun genteng (asbes)-nya sudah pada pecah dan bocor. Sementara lantainya yang terbuat dari peluran juga sudah pada bolong-bolong.
“RPH itu memiliki dua bak penampungan air. Kondisinya kini sudah tidak bisa dipakai karena keran airnya sudah tidak berfungsi,” kata warga di sekitar RPH yang juga sebagai pedagang daging di Pasar Wanaraja, Ali Nurdin, Jumat (5/3/2021).
Ia dan para pedagang daging lainnya berharap agar bangunan RPH itu segera direnovasi, karena kalau terus dibiarkan bangunan tersebut tidak lama lagi bakal ambruk.
“Apalagi kini menghadapi puasa dan lebaran Iedul Fitri, saat aktivitas pemotongan hewan di RPH itu sangat tinggi. Kami berharap, di saat kegiatan pemotongan hewan sedang sibuk-sibuknya, jangan sampai para pekerja dihantui rasa was-was akan robohnya bangunan,” ujar Ali.
Menurutnya, suatu masalah besar jika bangunan RPH itu sampai roboh, karena aktivitas pemotongan akan terganggu yang juga berimbas pada berkurangnya suplai daging ke sejumlah pasar di Kabupaten Garut. ***



.png)











