Politik

Bawaslu Garut Nyatakan Sawer Uang Bacaleg Tak Masuk Pelanggaran Pidana Pemilu

×

Bawaslu Garut Nyatakan Sawer Uang Bacaleg Tak Masuk Pelanggaran Pidana Pemilu

Sebarkan artikel ini
Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Garut Ipa Hafsiah Yakin (kedua kanan) bersama anggotanya memberikan keterangan pers di Garut, Selasa (30/5/2023). (Foto: Antara)

GOSIPGARUT.ID — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Garut menyatakan berdasarkan hasil rapat pleno dan melakukan tahapan klarifikasi terhadap tiga bakal calon legislatif (bacaleg) dari Partai Politik Nasional Demokrat (Nasdem) tidak masuk dalam pelanggaran pidana pemilu, sehingga proses penanganan kasusnya selesai.

“Nyawer setelah melakukan pendaftaran bakal calon anggota DPRD Kabupaten Garut Pemilu tahun 2024, tidak bisa dijadikan temuan, sebagai pelanggaran pemilu oleh Bawaslu Kabupaten Garut sesuai dengan Perbawaslu Nomor 7 tahun 2022 tentang Penanganan Temuan dan Laporan Pelanggaran Pemilihan Umum,” kata Ketua Bawaslu Kabupaten Garut Ipa Hafsiah Yakin, Selasa (30/5/2023).

Ia menuturkan Bawaslu Garut sudah melakukan proses penanganan kasus sawer uang oleh tiga bacaleg dari Partai Nasdem yang dilakukan di lingkungan KPU Garut, 11 Mei 2023.

Baca Juga:   Perebutkan 7 Kursi di Dapil Garut 6, Suara Terbanyak Sementara Mulai Aris Munandar Hingga Imanudin Kamil

Sejak temuan itu, kata Ipa, Bawaslu Garut melakukan rapat pleno kemudian memanggil sejumlah saksi dan pihak terkait yakni Ketua KPU Garut Junaidin Basri, lalu tiga bacaleg di antaranya Ketua Partai Nasdem Diah Kurniasari, Suherman, dan Iwan Setiawan.

Ia menyampaikan hasil klarifikasi dari ketiga bacaleg mengaku aksi sawer sambil naik dodombaan itu karena spontanitas, atau tidak ada unsur kesengajaan.

Baca Juga:   Bawaslu Garut Telah Periksa Caleg yang Berkampanye di Acara Mentan

“Hasil klarifikasi yang dilakukan Bawaslu Kabupaten Garut terhadap atas nama Diah Kurniasari, Suherman dan Iwan Setiawan dalam aksi nyawer sejumlah uang, tidak ada unsur kesengajaan,” kata Ipa.

Ia menyampaikan setelah klarifikasi terhadap tiga bacaleg itu, selanjutnya Bawaslu Garut melakukan rapat pleno untuk menentukan ada atau tidak adanya unsur pelanggaran pemilu. Berdasarkan kajian hukum, kata Ipa, tidak ada pelanggaran hukum atau politik uang karena saat ini belum memasuki tahap kampanye atau belum ditetapkan nama caleg yang menjadi peserta pemilihan legislatif.

Baca Juga:   Bawaslu Akan Panggil Bacaleg Nasdem yang Sawer Uang di Kantor KPU Garut
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Mixadvert dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *