oleh

Hari Ini Tambah 16 Positif Covid-19 di Garut, Satu Meninggal Dunia

GOSIPGARUT.ID — Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut, hari ini (Rabu, 16 September 2020) kembali melaporkan adanya penambahan konfirmasi positif Covid-19 sebanyak 16 orang. Selain itu, dilaporkan juga satu orang konfirmasi positif yang meninggal dunia.

Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut, Yeni Yunita, menjelaskan diketahuinya ke-16 konfirmasi positif Covid-19 itu setelah sebelumnya dilakukan testing, tracing, dan tracking pada sejumlah orang. Dengan bertambahnya itu, maka total konfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Garut menjadi 151 orang.

“Ke-16 orang tersebut adalah perempuan (KC-136) berusia 30 tahun, laki-laki (KC-137) berusia 2 tahun, laki-laki (KC-138) berusia 5 tahun asal Kecamatan Selaawi, dan terdapat 5 orang dari Kecamatan Garut Kota, masing-masing perempuan (KC-140) betusia 40 tahun, perempuan (KC-141) berusia 10 tahun, laki-laki (KC-142) berusia 13 tahun, laki-laki (KC-143) berusia 14 tahun, dan laki-laki (KC-144) berusia 16 tahun,” terang dia.

Baca Juga:   Di Garut, Sejumlah Pemilik Kendaraan Diesel Sulit Dapatkan Solar Bersubsidi

Kemudian, lanjut Yeni, dari Kecamatan Tarogong Kidul terdapat tiga orang, masing-masing perempuan (KC-149) berusia 56 tahun, laki-laki (KC-150) berusia 58 tahun, dan laki-laki (KC151) berusia 35 tahun. Penambahan lainnya terdapat di Kecamatan Cibatu, laki-laki (KC-139) berusia 49 tahun, laki-laki (KC-145) berusia 59 tahun, laki-laki (KC-146) berusia 24 tahun, laki-laki (KC-147) berusia 15 tahun, dan laki-laki (KC-148) usia 15 tahun.

Baca Juga:   Langkah Antisipatif Pengelola Wisata Garut Cegah Penyebaran Covid-19

“Pada hari ini dilaporkan pula adanya kasus konfirmasi positif Covid-19 yang meninggal dunia sebanyak satu orang, yaitu laki-laki (KC 121) usia 55 tahun asal Kecamatan Kadungora,” ujar Yeni.

Ia menjelaskan, adapun dari 151 orang terkomfirmasi positif Covid-19, rinciannya satu kasus isolasi mandiri, 53 kasus isolasi rumah sakit/perawatan, 90 Kasus sembuh dan tujuh kasus meninggal dunia. ***

Baca Juga:   MUI Garut Temukan Adanya Indikasi Penistaan Agama oleh Tunggal Rahayu

Komentar

Berita Terkait