Berita

Garut Pemasok Susu Segar ke Sejumlah Industri Besar di Indonesia Seperti PT Ultra Jaya Milk

×

Garut Pemasok Susu Segar ke Sejumlah Industri Besar di Indonesia Seperti PT Ultra Jaya Milk

Sebarkan artikel ini
Salah satu perusahaan di Garut yang memproses atau memproduksi susu segar adalah PT. Raffles Pasific Harvest, yang berlokasi di Desa Sukawangi, Kecamatan Tarogong Kaler, miliki sapi perah hingga 4.000 ekor.

GOSIPGARUT.ID — Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Diskannak) Kabupaten Garut, Beni Yoga Gunasantika, mengatakan bahwa Kabupaten Garut merupakan pemasok susu segar ke sejumlah industri pengolahan susu yang ada di Indonesia.

Industri pengolahan susu itu antara lain seperti PT. Indolakto, PT. Ultra Jaya Milk Industry and Tradi Company, Tbk, dan PT. Heinz ABC Indonesia. Sementara salah satu perusahaan di Garut yang memproses atau memproduksi susu segar adalah PT. Raffles Pasific Harvest, yang berlokasi di Desa Sukawangi, Kecamatan Tarogong Kaler.

Menurut Beni, PT. Raffles memiliki luas lahan sekitar 57 hektare, di mana lahan efektif yang digunakan baru sekitar 25 hektare, sehingga masih ada potensi pengembangan, khususnya pertambahan populasi sapi perah di perusahaan tersebut.

Baca Juga:   Besaran Zakat Fitrah di Garut Ditetapkan 3,8 Liter Beras Senilai Rp30 Ribu

“Jadi masih ada sisa untuk pengembangan, karena target untuk pertambahan populasi di mereka sekitar 10 ribu ekor sekarang masih 4 ribu, jadi kalau lihat lahan yang ada ini masih sangat memungkinkan,” papar dia.

Dengan 4 ribu ekor sapi, kata Beni, PT. Raffles mampu menghasilkan produksi susu segar sebanyak 69 ton per hari, untuk memenuhi kebutuhan industri pengolahan susu di beberapa industri di Indonesia.

Baca Juga:   Garut Masih Bertahan di Level 3 Akibat Data Cakupan Vaksinasi tak Masuk

Ia mengungkapkan, dalam melaksanakan kegiatan perusahaannya, PT. Raffles diisi oleh pegawai sebanyak 87-90 orang, di mana 90% dari jumlah pegawai tadi merupakan orang Garut.

“Jadi saya kira ini sangat bermanfaat bagi serapan tenaga kerja kita, termasuk peningkatan pengetahuan dari sektor peternakan tentu ini akan sangat bermanfaat bagi pengembangan peternakan di Kabupaten Garut,” tutur Beni.

Konten berbayar berikut adalah iklan platform Mixadvert dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *