Kesehatan

Kembali Dilabur, Kini Kondisi Dinding Ruangan Puskesmas Cisewu Tampak Fresh

×

Kembali Dilabur, Kini Kondisi Dinding Ruangan Puskesmas Cisewu Tampak Fresh

Sebarkan artikel ini
Dinding ruang rawat inap Puskesmas Cisewu tampak fresh setelah dilabur ulang. (Foto: Galih P)

GOSIPGARUT.ID — Seluruh dinding ruangan Puskesmas Cisewu, Kabupaten Garut, kembali dilabur. Kondisi dinding pusat kesehatan masyarakat yang semula kumuh dan berjamur itu kini tampak fresh (segar) dan nyaman.

Kepala Unit Gawat Darurat (UGD) Puskesmas Cisewu, Andi Azis, yang berhasil dihubungi di tempat kerjanya Minggu (12/7/2020) mengatakan, pelaburan dinding Puskesmas itu sudah berjalan dua hari, sejak Jum’at (10/7/2020), dan akan memakan waktu selama beberapa hari ke depan.

“Pelaburan di mulai dari ruangan rawat inap, kemudian menyasar ruang UGD dan laboratorium yang kondisinya sudah kumuh dan berjamur. Alhamdulillah, dalam pelaburan kali ini menggunakan cat berkualitas baik yang diharapkan tahan lama,” ujar dia.

Baca Juga:   Dinkes Garut Terjunkan Tim Medis untuk Periksa Kesehatan Warga Terdampak Kebakaran TPA Pasirbajing

Andi menjelaskan, pelaburan dinding ini sesuai janji managemen Puskesmas Cisewu yang menyatakan akan segera melabur ulang seluruh dinding Puskesmas itu karena pelaburan terdahulu hanya menimbulkan kumuh dan jamur pada dinding sehingga dikeluhkan para pengunjung.

“Sebenarnya beberapa bulan lalu pun pelaburan dinding ini akan dilakukan. Tetapi, karena ada pandemi Covid-19, maka pelaburan tertunda. Selain melakukan pelaburan, pihak managemen pun sedang membangun pos satpam,” katanya.

Andi juga menjelaskan, biaya untuk pelaburan dinding dan pembangunan pos satpam tersebut bersumber dari dana sisihan BLUD (badan layanan usaha daerah).

Baca Juga:   November, Puskesmas Cisewu Ber-Gema Siaga Covid-19 di Sejumlah Tempat

Diberitakan sebelumnya, dinding sejumlah ruangan di Puskesmas Cisewu, Kabupaten Garut, kotor karena dipenuhi jamur. Selisik punya selisik, penyebabnya ternyata karena dilabur dengan menggunakan cat tembok berkualitas jelek.

Beberapa sumber di lingkungan Puskesmas Cisewu menerangkan, pelaburan dinding sejumlah ruangan di pusat kesehatan masyarakat itu terjadi pada delapan bulan lalu ketika kepala Puskesmasnya dijabat yang kini sudah dimutasikan menjadi Kepala Puskesmas Talegong.

“Waktu itu, entah kenapa, saat melabur sejumlah ruangan — terutama di bagian perawatan, UGD, dan laboratorium — pekerja menggunakan cat tembok berkualitas jelek yang tidak akan bertahan lama. Ketika ditanyakan kepada pekerja, mendapat jawaban bahwa dari pihak manajemen lah yang memberi cat tembok kualitasnya seperti itu,” kata sumber.

Baca Juga:   Tim Surveilans Lacak Penularan Covid-19 hingga Banjarwangi dan Singajaya

Ia menambahkan, pihaknya pernah menyampaikan usulan agar cat tembok yang akan digunakan pada pelaburan sejumlah ruangan di Puskesmas Cisewu yang kualitasnya baik. Namun usulan itu tidak digubris dan pelaburan tetap menggunakan cat tembok kualitas jelek.

“Kami tidak mengerti kenapa waktu itu pihak manajemen Puskesmas tidak mau menggunakan cat tembok bagus, padahal untuk membelinya sangat mampu,” tandas sumber. ***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *