Berita

Putri Karlina Hibahkan Insentif Rp281 Juta untuk Perbaikan Jalan di Pamulihan Garut

×

Putri Karlina Hibahkan Insentif Rp281 Juta untuk Perbaikan Jalan di Pamulihan Garut

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Garut Putri Karlina berada di tengah-tengah warga Desa Panawa dan Garumukti, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Garut.

GOSIPGARUT.ID — Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, menyalurkan seluruh penghasilan insentif Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai Wakil Kepala Daerah periode triwulan I 2025 hingga triwulan I 2026 untuk membantu pembangunan jalan kabupaten di Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Garut.

Perbaikan jalan tersebut dilakukan di wilayah yang menghubungkan Desa Panawa dan Desa Garumukti. Proyek pembangunan dilaksanakan secara gotong royong dengan sumber anggaran gabungan dari APBD Kabupaten Garut, hibah pribadi Wakil Bupati, serta swadaya masyarakat desa.

“Kita sedang berada di tengah-tengah hutan belantara. Ini ternyata jalan kabupaten yang menghubungkan dua desa, yaitu Desa Panawa dan Desa Garumukti, Kecamatan Pamulihan,” ujar Putri Karlina dalam unggahan video yang dilihat GOSIPGARUT.ID, Kamis (7/5/2026).

Baca Juga:   Wabup Garut: Eduwisata Perikanan Jadi Ruang Belajar Anak, Aset Daerah Tak Boleh Menganggur

Ia menjelaskan, pembangunan jalan dilakukan menggunakan teknik cor beton sepanjang kurang lebih 750 meter. Total anggaran proyek disebut mencapai Rp661 juta.

Menurut Putri, dana pribadinya yang berasal dari insentif PAD jabatan wakil bupati sebesar Rp281 juta seluruhnya dialokasikan untuk mendukung pembangunan jalan tersebut.

“Penghasilan insentif PAD WKDH triwulan I 2025 sampai triwulan I 2026 sebesar Rp281 juta semuanya saya berikan untuk pembangunan jalan kabupaten di Kecamatan Pamulihan,” terangnya.

Baca Juga:   Kinerja Moncer! Reksa Dana Dolar BRI-MI Bukukan AUM Rp1 Triliun Sejak Peluncuran

Putri menambahkan, pekerjaan dilakukan dengan pola padat karya yang melibatkan warga setempat dari dua desa terdampak. Ia menegaskan tenaga kerja yang dilibatkan harus berasal dari masyarakat sekitar.

“Padat karya artinya yang kerja harus orang sini, digajinya layak dan tidak boleh ada siapa pun yang meminta bagian atau jatah dari pekerjaan ini,” ucap Putri.

Ia juga meminta seluruh pihak menjaga proses pembangunan agar berjalan lancar tanpa gangguan kepentingan tertentu.

“Proyek ini jangan digangguin ya, ini proyek dari masyarakat untuk masyarakat, bukan untuk satu-dua golongan tertentu,” kata Putri.

Baca Juga:   Empat Jalan di Garut Selatan yang Puluhan Tahun Dibiarkan Segera Diperbaiki

Dalam kesempatan itu, Putri turut menyampaikan harapannya agar pembangunan jalan dapat terus dilanjutkan hingga ke wilayah Sumadra yang disebut masih memiliki akses jalan sulit.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar jalan yang selesai dicor tidak dilintasi terlebih dahulu sebelum usia beton mencapai 28 hari agar kualitas konstruksi tetap terjaga.

“Semoga cuaca baik dan Allah mudahkan semua prosesnya,” pungkasnya. ***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *