Budaya

Totong Bangga Punya Pimpinan Seperti Rudy Gunawan yang Utamakan Kepentingan Umum

×

Totong Bangga Punya Pimpinan Seperti Rudy Gunawan yang Utamakan Kepentingan Umum

Sebarkan artikel ini
Bupati Garut Rudy Gunawan sedang menyalami Totong saat dilantik menjadi Kepala Dinas Pendidikan Garut. (Foto: Istimewa)

GOSIPGARUT.ID — Kasus tidak diterimanya anak bungsu Bupati Rudy Gunawan pada tahap pertama Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SMAN 1 Garut dan menimbulkan sikap legawa dari Bupati Rudy terhadap kasus itu, memunculkan pujian dari banyak pihak.

Salah satunya dari seorang anak buah Bupati Garut, Totong. Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) ini mengaku merasa bangga dan kagum mempunyai pimpinan yang menjadi teladan bagi semua orang. Ia lebih mengutamakam kepentingan umum dan mengikuti regulasi yang ada.

“Suri tauludan inilah yang akan menjadi contoh, tentunya untuk masyarakat kita khususnya dalam menyekolahkan putra-putrinya ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Sikap legawa yang dimiliki Bapak Bupati ketika mengetahui putranya tidak diterima dalam PPDB, suatu sikap yang patut ditiru,” ujarnya, saat dihubungi Kamis (25/6/2020) pagi.

Baca Juga:   Meski Dikritik, Seleksi Calon Kepala SMA/SMK di Garut Diklaim Transparan dan Jujur

Totong mengapresiasi dan menghargai sistem PPDB SMA/SMK yang diterapkan Provinsi Jawa Barat. Pihaknya pun sangat berharap para siswa lulusan SMP di Kabupaten Garut semuanya dapat melanjutkan dan tertampung ke SMA/SMK/sederajat untuk meningkatkan angka partisipasi sekolah sebagai upaya akselerasi capaian indeks pembangunan manusia (IPM) bidang pendidikan.

Terkait tidak diterimanya anak bupati di SMAN 1 Garut, Kepala Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah XI Provinsi Jawa Barat, Asep Sudarsono mengatakan, bupati telah memperlihatkan kepada masyarakat bahwa ia dapat menjadi teladan bagi semua orangtua. Ia juga dapat membedakan mana kepentingan pribadi dan mana kepentingan umum.

Baca Juga:   Guru SMKN 1 Garut Salurkan Bantuan Sembako kepada Warga Sekitar Sekolah

“Berita putra beliau belum diterima di SMAN 1 Garut pada pedaftaran PPDB periode I baru saya ketahui setelah pengumuman. Padahal jika mau dengan kewenangan beliau sebagai kepala daerah, sepertinya bisa dengan mudah melakukan intervensi. Namun subhanallah beliau tidak menggunakan kewenangannya untuk kepentingan pribadi,” kata dia.

Asep menuturkan, dalam PPDB itu Bupati Rudy mengikuti aturan yang ada, karena masih ada kesempatan menggunakan periode kedua untuk pendaftaran siswa baru melalui zonasi. “Kami merasa bangga memiliki pemimpin yang memberikan teladan bagi masyarakatnya. Ini menunjukkan bahwa di Garut melakukan seleksi PPDB sesuai aturan yang ada, dan Pak Rudy Gunawan mengikuti atuaran itu,” ujarnya. (Papap Dindin)

Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *