Berita

Kakek 86 Tahun di Cisewu Begitu Terharu Saat Terima BLT dari Kepala Desa

×

Kakek 86 Tahun di Cisewu Begitu Terharu Saat Terima BLT dari Kepala Desa

Sebarkan artikel ini
Kakek Oci Senjaya saat menerima bantuan langsung tunai dana desa (BLT DD) dari Kepala Desa Cisewu, Udan Rukmana. (Foto: Galih Pawarti)

HARI Minggu (17/5/2020) ini pemerintah Desa Cisewu, Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, membagikan bantuan langsung tunai (BLT) dari dana desa (DD) kepada 102 warga terdampak pandemi Covid-19. Pembagian dilakukan secara massal di GOR Desa Cisewu dengan tetap menjalankan protokol kesehatan.

Di antara penerima bantuan yang ikut hadir di GOR itu adalah Kakek Oci Surjaya (86), warga Kampung Piket, Desa/Kecamatan Cisewu. Kakek yang bekerja sebagai penganyam kerajinan bambu ini begitu terharu saat menerima bantuan sebesar Rp600 ribu yang diserahkan oleh Kepala Desa Cisewu, Udan Rukmana.

Teu nyangka Aki mah bakal narima ieu bantuan. Sabab saacanna oge Aki mah can kungsi narima bantuan ti pamarentah. Aki gumbira tur ngahaturkeun nuhun ka pamarentah Desa Cisewu anu parantos masihan ieu bantuan,” kata Kakek Oci, ketika dimintai komentarnya selepas menerima bantuan.

Baca Juga:   ASN Garut Berkomitmen Tolak Judi Online, Barnas Adjidin: Diharapkan Bisa Mengedukasi Masyarakat

Kakek Oci datang ke GOR Desa Cisewu diantar seorang cucunya. Meski usianya sudah senja, tapi ia tampak masih kuat menumpangi sepeda motor dengan perjalanan tempuh sekitar dua kilometer. “Lamun lain rek narima bantuan, Aki moal ka dieu,” ujarnya.

Memang, keseharian Kakek Oci hanya di rumah saja. Tak ada kegiatan lain yang dilakukan ayah empat anak itu kecuali menganyam kerajinan bambu. Sementara istrinya, Nenek Momi sudah lama sakit. Saban hari hanya terbaring di tempat tidur.

Selain diberi oleh anak-anaknya, biaya makan sehari-hari Kakek Oci dan Nenek Momi mengandalkan hasil jualan dari anyaman bambunya. Tetapi, di tengah pademi Covid-19 sekarang ini, sangat jarang orang yang memesan hasil karya Kakek Oci. Otomatis, sejak beberapa bulan lalu, penghasilannya pun jadi menurun.

Baca Juga:   Jalan Desa Cisewu Senilai Rp1 Miliar Belum Dibayar, DPRD Garut Jadwalkan Audiensi

“Beralasan karena Kakek Oci sudah tua, istrinya sakit, dan tidak memiliki penghasilan tetap, yang membuat kami memilih dia untuk menjadi penerima BLTDD. Kami sangat berharap bantuan ini sedikit dapat membantu kebutuhan keluarga Kakek Oci,” ujar Kades Cisewu, Udan Rukmana.

Menurut dia, sebenarnya masih banyak warga yang berkondisi seperti Kakek Oci, dan tidak semuanya bisa tercover oleh BLTDD. Untung saja, masih banyak sumber bantuan lain yang akan dikucurkan pemerintah untuk warga terdampak Covid-19. Ditandaskan Udan, pihaknya berusaha keras agar banyak warga yang dapat bantuan.

Baca Juga:   Anggota DPRD Garut Salurkan Bantuan untuk Tiga Janda Korban Kebakaran di Cisewu, Dorong Percepatan Pembangunan Rumah

“Jenis bantuan itu ada program keluarga harapan (PKH), bantuan pangan non tunai (BPNT), bantuan sosial dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan bantuan lainnya. Nah, para penerima BLTDD itu adalah warga yang tidak menerima sejumlah bantuan tadi,” kata Udan.

Terkait dengan masuknya Kakek Oci pada deretan penerima BLTDD, Kades Cisewu mengklaim sudah tepat karena memang ia layak mendapat bantuan. “Saya salut dan apresiasi kepada tim pendata dan tim verifikasi yang telah melaksanakan tugasnya dengan baik,” pungkas Udan. (Galih Pawarti)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *