GOSIPGARUT.ID — Harapan warga Desa Cisewu, Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, untuk menikmati akses jalan yang lebih baik mulai menemukan titik terang. Tiga ruas jalan desa di wilayah tersebut masuk dalam daftar rencana perbaikan Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang dijadwalkan mulai dilaksanakan pada 2027.
Sebelum pembangunan direalisasikan, tim dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Garut telah melakukan survei lapangan terhadap ketiga ruas jalan tersebut, Senin (20/7/2026).
Informasi itu dibenarkan Pemerintah Desa Cisewu, bahwa ruas jalan yang diusulkan untuk diperbaiki meliputi jalan Kampung Cisewu–Kampung Piket–Kampung Cigentur sepanjang 1.000 meter, jalan Kampung Cisewu–Kampung Kiaragoong sepanjang 4.000 meter, serta jalan Kampung Datarkadu–Dangur sepanjang 2.550 meter. Total panjang jalan yang diusulkan mencapai sekitar 7,55 kilometer.
Pemerintah Desa Cisewu menyampaikan bahwa survei yang dilakukan tim PUPR Kabupaten Garut menjadi bagian dari proses pendataan dan verifikasi kondisi jalan sebelum usulan tersebut diajukan ke tahap perencanaan pembangunan.
“Ketiga ruas jalan tersebut sudah disurvei oleh tim dari Dinas PUPR Kabupaten Garut,” demikian keterangan yang disampaikan Pemerintah Desa Cisewu.
Masuknya tiga ruas jalan tersebut dalam rencana penanganan sejalan dengan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk mulai menangani jalan-jalan desa yang mengalami kerusakan. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dalam berbagai kesempatan menyatakan bahwa mulai 2027, Pemprov Jabar akan memperluas program pembangunan infrastruktur hingga menyasar jalan desa.
Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antarpermukiman, mempercepat mobilitas masyarakat, serta mendukung distribusi hasil pertanian dan aktivitas ekonomi warga di wilayah pedesaan.
Bagi masyarakat Desa Cisewu, ketiga ruas jalan tersebut memiliki peran strategis karena menjadi akses utama yang menghubungkan sejumlah kampung. Jalan tersebut digunakan setiap hari untuk kegiatan pendidikan, pelayanan kesehatan, perdagangan, hingga pengangkutan hasil pertanian.
Meski telah masuk dalam radar perencanaan dan melalui tahap survei teknis, pelaksanaan pembangunan tetap akan mengikuti proses penyusunan program serta penganggaran Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Hasil survei dari tim PUPR Kabupaten Garut akan menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam penetapan prioritas pembangunan jalan desa pada 2027. ***



.png)











