Berita

Anggota DPRD Garut Salurkan Bantuan untuk Tiga Janda Korban Kebakaran di Cisewu, Dorong Percepatan Pembangunan Rumah

×

Anggota DPRD Garut Salurkan Bantuan untuk Tiga Janda Korban Kebakaran di Cisewu, Dorong Percepatan Pembangunan Rumah

Sebarkan artikel ini
Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Garut Yudha Puja Turnawan, saat menyerahkan bantuan uang dan sembako kepada tiga janda korban kebakaran rumah di Desa/Kecamatan Cisewu, Rabu (1/7/2026).

GOSIPGARUT.ID — Anggota DPRD Kabupaten Garut dari Fraksi PDI Perjuangan, Yudha Puja Turnawan, menyalurkan bantuan berupa paket sembako dan santunan uang kepada tiga janda korban kebakaran rumah di Desa Cisewu, Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, Rabu (1/7/2026). Selain memberikan bantuan, Yudha mendorong pemerintah daerah mengoptimalkan berbagai program agar ketiga korban segera memperoleh bantuan pembangunan rumah.

Bantuan tersebut diserahkan langsung kepada Titin, Yani, dan Deni bersama jajaran Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kecamatan Cisewu, Rabu (1/7/2026) malam. Yudha mengatakan, bantuan yang diberikan merupakan bentuk kepedulian sekaligus dukungan moral agar para korban tetap kuat menghadapi musibah.

“Kami turut berbelasungkawa dan prihatin atas musibah yang dialami Ibu Titin, Ibu Yani, dan Ibu Deni. Semoga di balik musibah ini diberikan kekuatan, kesabaran, dan ketabahan. Kami juga membawa sedikit gotong royong berupa sembako dan santunan uang,” ujar Yudha.

Baca Juga:   Kepala Dinas dan Pegawai Positif Covid-19, Kantor Disdik Garut Ditutup Sementara

Menurut Yudha, bantuan yang diberikan saat ini diharapkan dapat meringankan kebutuhan para korban dalam jangka pendek. Namun, ia menilai penanganan tidak boleh berhenti pada bantuan darurat karena para korban juga membutuhkan tempat tinggal yang layak.

Karena itu, Yudha meminta pemerintah desa dan pemerintah kecamatan segera menyusun proposal pengajuan bantuan kepada berbagai pihak, termasuk Baznas, Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Garut, serta perusahaan melalui program tanggung jawab sosial atau corporate social responsibility (CSR).

Baca Juga:   Anggota DPRD Garut Terciduk Main Game Saat Rapat, Publik Mengecam

“Saya berharap ada kolaborasi pendanaan. Proposalnya disiapkan oleh pemerintah desa dan kecamatan, nanti saya akan membantu mengomunikasikan agar peluang mendapatkan bantuan semakin besar,” katanya.

Selain itu, Yudha juga mengusulkan agar ketiga korban diikutsertakan dalam Program Rumah Sejahtera Terpadu (RST) Kementerian Sosial. Menurut dia, meski proses pengajuannya memerlukan tahapan administrasi, program tersebut dapat menjadi salah satu solusi untuk membangun kembali rumah para korban.

Ia menjelaskan, seluruh korban merupakan janda dengan kondisi ekonomi yang masuk dalam kategori desil 1, desil 3, dan desil 4 pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Kondisi tersebut, kata dia, menjadi dasar agar mereka diprioritaskan dalam berbagai program bantuan pemerintah.

Baca Juga:   Bersama Sekmat Limbangan, Ketua PDIP Garut Sambangi dan Bantu Korban Kebakaran

Yudha juga meminta dilakukan asesmen oleh Sentra Terpadu Pangudi Luhur (STPL) Bekasi untuk memperkuat rekomendasi kepada Kementerian Sosial. Di sisi lain, ia menyoroti masih adanya korban yang belum menerima bantuan sosial, seperti Program Keluarga Harapan (PKH) maupun Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) pada 2026.

Ia berharap sinergi antara pemerintah desa, pemerintah kecamatan, Pemerintah Kabupaten Garut, Baznas, Disperkim, perusahaan melalui program CSR, dan Kementerian Sosial dapat mempercepat pembangunan kembali rumah ketiga korban sehingga mereka dapat segera kembali menempati hunian yang layak. ***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *