Jawa Barat

Kinerja Bupati Garut yang Berhasil Turunkan Kasus Stunting Diapresiasi

×

Kinerja Bupati Garut yang Berhasil Turunkan Kasus Stunting Diapresiasi

Sebarkan artikel ini
Bupati Garut Rudy Gunawan dan Wakil Bupati Helmi Budiman. (Foto: Istimewa)

GOSIPGARUT.ID — Kinerja Bupati Garut bersama jajarannya yang bergerak cepat dalam upaya mengurangi kasus stunting di Kabupaten Garut diapresiasi oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Barat, Atalia Praratya Kamil.

Kepada pers Atalia mengemukakan, berbagai langkah yang diambil jajaran Pemkab Garut dalam mengatasi kasus stunting, di antaranya melakukan sosialisasi dan edukasi. Sehingga sebelum gerakan ini dideklarasikan oleh Gubernur, ternyata sudah langsung dilaksanakan oleh perangkat-perangkat daerah di wilayah Kabupaten Garut.

“Ketika data ini muncul, mereka dengan semangat langsung melakukan berbagai langkah yang lebih dalam lagi,” kata dia.

Baca Juga:   297 Pejabat di Pemkab Garut Kembali Dirotasi, Terbanyak Eselon Empat

Sebelumnya, diketahui hasil dari Pemantauan Status Gizi (PSG) tahun 2017 tingkat nasional, persentase stunting sebesar 29,6% meningkat dibanding tahun 2016 sebesar 27,5%.

Sedangkan persentase stunting di Provinsi Jawa Barat sebesar 29,2%. Di Kabupaten Garut terjadi peningkatan dari 24,9% pada tahun 2016, menjadi 43,2% di tahun 2017. Namun saat ini, angka stunting di Kabupaten Garut sudah menurun 5 digit dari angka sebelumnya.

“Hal itu berarti, inovasi dan inisiatif diperlukan dalam pelaksanaan pencegahan stunting. Maka kita berkumpul, agar kita bisa betul-betul mendalami kasus stunting ini,” tambahnya.

Baca Juga:   Pemkab Garut Dukung Sekolah Sungai Cimanuk untuk Selamatkan Lingkungan

Atalia juga berharap, sebagai agen, kader PKK mampu berkontribusi secara langsung untuk membantu meringankan beban pemerintah, terutama dalam hal pencegahan stunting.
“Stunting sudah menjadi program Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan sudah berkomitmen dengan Deklarasi Jabar Zero Stunting pada November lalu. Kita berharap dalam lima tahun ke depan zero stunting itu dapat terealisasi di Jawa Barat,” harap Atalia.

“Zero stunting ini artinya tidak ada kasus baru. Oleh karena itu peran kita di TP PKK di masing-masing kabupaten/kota betul-betul bisa memantau masyarakat, bisa memberikan edukasi dan sosialisasi pada masyarakat,” sambungnya.

Baca Juga:   Cegah Banjir Besar, Gubernur Jabar Kerahkan Tiga Desa di Karawang Percepat Normalisasi Sungai

Sebagai garda terdepan, Atalia menyarankan dalam melaksanakan tugasnya, para kader dapat melekat pada dinas terkait, juga pada perangkat kewilayahan terutama perangkat desa dan kelurahan. Sehingga ke depan, semua elemen ini bisa bergerak bersama-sama dengan lebih cepat. (PR/Gun)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *