Berita

Asyik… Selain Harum Madu, Pemkab Garut juga Punya Program Pajero

×

Asyik… Selain Harum Madu, Pemkab Garut juga Punya Program Pajero

Sebarkan artikel ini
Bupati Rudy Gunawan dan Wakil Bupati Helmi Budiman saat peluncuran program Halaman Bermanfaat Terpadu (Harum Madu) di Desa Girimukti, Kecamatan Singajaya, Kabupaten Garut, Rabu (22/2/2023). (Foto: Deni Seftiana)

GOSIPGARUT.ID — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut memiliki program Halaman Bermanfaat Terpadu (Harum Madu) yang baru diluncurkan Rabu (22/2/2023) kemarin. Program ini diklaim sangat penting bagi masyarakat agar bisa mengelola tanahnya secara produktif.

Peluncuran program Harum Madu sengaja dilakukan di sebuah desa yang jauh dari pusat kota Garut, yakni Desa Girimukti, Kecamatan Singajaya. Program itu pun diluncurkan Bupati Rudy Gunawan bersamaan dengan acara penyerahkan bantuan rumah tidak layak huni (rutilahu) serta meninjau langsung keadaan rumah tersebut.

Tak hanya Harum Madu, ternyata Pemkab Garut pun memilki program lain yang tak kalah promasyarakat. Bupati Rudy Gunawan mengatakan, program dimaksud yaitu Pelayanan Jemput Bola Ka Rorompok (Pajero), yang memberikan kemudahan kepada masyarakat Garut untuk mendapatkan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Baca Juga:   Pengungsi Bencana Tebing Ambruk di Cisewu Sudah Pakai Kasur dan Selimut

“Kita ada program Pajero. Pajero itu adalah program untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat Garut untuk mendapatkan KTP. Sekarang KTP ini dengan berbasis elektronik sudah bisa dicetak di seluruh kecamatan di Kabupaten Garut yang berjumlah 42 kecamatan,” katanya.

Sementara itu, saat melakukan peninjauan rutilahu, Bupati Rudy Gunawan sempat berbincang dengan salah satu warga penerima bantuan rutilahu, Nining. Ia mengungkapkan, bahwa sebelumnya rumah Bu Nining tersebut sangat tidak layak dan memiliki ukuran yang sangat kecil.

Baca Juga:   Garut Prioritaskan Revitalisasi Jalur Wisata, Akses Bandung–Pantai Selatan Dipangkas hingga 1 Jam

“Ini program rutilahu. Rumah Ibu Nining ini tadinya sangat tidak layak dan kecil. Alit imahna teh cenah. Nah sekarang kita perbaiki secara gotong-royong, ada anggaran dari pemerintah daerah, bersama-sama warga bergotong-royong tenagakerjanya,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Rudy mengajak kepada seluruh masyarakat untuk memberikan rasa empatinya kepada warga Garut yang masih tinggal dalam rumah tidak layak huni.

Baca Juga:   Anda Warga Garut? Cek Dua Tempat Layanan SIM Keliling untuk Senin 3 Juni 2024

“Ayo kita lakukan rasa empati kita kepada seperti Ibu Nining yang jumlahnya masih puluhan ribu di Kabupaten Garut. Ini adalah satu pedalaman di Kecamatan Singajaya, jaraknya kurang lebih sekitar 80 kilometer dari kota Garut, di Desa Girimukti ya,” tuturnya. (Yan AS)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *