Berita

Garut Prioritaskan Revitalisasi Jalur Wisata, Akses Bandung–Pantai Selatan Dipangkas hingga 1 Jam

×

Garut Prioritaskan Revitalisasi Jalur Wisata, Akses Bandung–Pantai Selatan Dipangkas hingga 1 Jam

Sebarkan artikel ini
ILUSTRASI -- Jalur wisata Garut Selatan.

GOSIPGARUT.ID — Pemerintah Kabupaten Garut menyiapkan revitalisasi dan rekonstruksi sejumlah ruas jalan strategis yang menjadi akses utama kawasan pariwisata, baik di wilayah selatan maupun utara Garut. Langkah ini ditujukan untuk mempercepat konektivitas sekaligus mendorong pertumbuhan sektor wisata.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Garut, Agus Ismail, mengatakan salah satu ruas prioritas yang direvitalisasi memiliki dampak signifikan terhadap waktu tempuh wisatawan, khususnya dari Bandung menuju kawasan pantai selatan Garut.

“Kalau sesuai konsep yang kita rencanakan sejak awal, itu bisa memangkas waktu perjalanan wisatawan dari Bandung ke wilayah selatan, seperti Rancabuaya dan Caringin, sekitar satu jam,” ujar Agus kepada wartawan, belum lama ini.

Baca Juga:   Pemkab Garut Anggarkan Rp25 Miliar untuk Pembangunan Venue Aquatic

Selain jalur menuju Rancabuaya dan Caringin, Pemkab Garut juga mendorong penguatan akses ke sejumlah destinasi wisata unggulan lainnya. Di wilayah selatan, ruas jalan yang menjadi perhatian meliputi Bungbulang, Cijayana, jalur Pakenjeng, hingga Karangsari, yang sebagian besar merupakan akses langsung menuju kawasan pantai.

“Semua itu akses ke pantai selatan Garut. Kita fokuskan agar konektivitasnya semakin baik,” kata Agus.

Baca Juga:   PDI Perjuangan Garut Minta Pemkab Lebih Perhatikan Lansia Miskin dan Terlantar

Sementara itu, pengembangan akses wisata juga dilakukan di wilayah utara Garut. Beberapa kawasan yang masuk dalam rencana peningkatan infrastruktur jalan antara lain Limbangan, Margamukti, serta kawasan wisata alam Talaga Bodas.

Agus menjelaskan, dari total anggaran ratusan miliar rupiah yang diajukan, Dinas PUPR Garut telah menetapkan empat ruas jalan prioritas untuk sektor pariwisata. Keempat ruas tersebut telah diajukan dengan nilai anggaran yang bervariasi.

Ruas Pamegatan –Singajaya menjadi prioritas pertama dengan nilai anggaran sekitar Rp79 miliar. Disusul ruas Talegong–Selaawi sebesar Rp24 miliar. Selanjutnya, ruas Pamalayan–Cikarang–Cimahi di Kecamatan Caringin diajukan dengan anggaran sekitar Rp35 miliar. Adapun ruas Puncakhamerang–Coblosan diusulkan dengan nilai anggaran sekitar Rp30 miliar.

Baca Juga:   Ramffest 2026 Digelar di Garut Plaza, Pemkab Garut Dorong Kebangkitan Pusat Belanja Legendaris

“Empat ruas itu menjadi prioritas utama karena menopang langsung akses ke kawasan wisata,” ujar Agus.

Ia berharap, dengan terealisasinya revitalisasi dan rekonstruksi jalan tersebut, kunjungan wisatawan ke Garut semakin meningkat dan berdampak positif terhadap perekonomian masyarakat di sekitar destinasi wisata. ***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *