BeritaBudaya

PPTPPA Garut Canangkan Pos Bersahaja untuk Memudahkan Pelayanan Masyarakat

×

PPTPPA Garut Canangkan Pos Bersahaja untuk Memudahkan Pelayanan Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Anak-anak bermain di Pos Bersahaja yang dibangun oleh P2TP2A Garut untuk melayani masalah anak dan perempuan di Alun-alun Kabupaten Garut, Minggu (3/2/2019). (Foto: Antara)

GOSIPGARUT.ID — Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PPTPPA) Kabupaten Garut mencanangkan program inovasi bernama Pos Bersahaja (Pelayanan On The Spot Bersama Sahabat Remaja) di tempat keramaian masyarakat untuk memudahkan pelayanan, terkait berbagai persoalan hukum yang menimpa anak dan perempuan.

“Pos Bersahaja ini sebagai terobosan dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat yang dimulai tahun 2019 ini,” kata Ketua PPTPPA Garut Diah Kurniasari Rudy Gunawan saat membuka Pos Bersahaja di Alun-alun Garut, Minggu (3/2/2019).

Ia menuturkan, Pos Bersahaja merupakan pos yang sifatnya bisa berdiri dimana saja untuk memudahkan masyarakat mengenal, menambah wawasan berbagai persoalan yang menimpa anak dan perempuan.

Baca Juga:   Alun-alun Garut Pernah Dipakai Tempat Adu Harimau dan Kerbau

Pos tersebut, kata Diah, akan didirikan di tempat-tempat yang menjadi pusat keramaian masyarakat, seperti kawasan Alun-alun Garut yang seringkali ramai dikunjungi masyarakat pada hari Minggu.

“Jadi posnya bisa ada dimana saja, kita gandeng anak-anak dari Forum Anak Daerah dan relawan Generasi Berencana Garut dalam pelaksanaannya,” ujarnya.

Diah menyampaikan, P2TP2A Garut akan membuka Pos Bersahaja rutin setiap Minggu di Alun-alun Garut, berikut menyiapkan sejumlah petugas yang dapat memberikan pengetahuan dan wawasan tentang anak dan perempuan.

Baca Juga:   Alun-alun Ditutup Sementara, Namun Objek Wisata Garut Lainnya Tetap Buka

Ia menambahkan, masyarakat dapat berkonsultasi tentang pola asuh anak, termasuk segala permasalahan anak, pemberdayaan perempuan hingga kesehatan ibu dan anak.

“Ada tiga ruang konsultasi gratis yang bisa digunakan, terus ada ruang bermain edukatif buat anak-anak juga,” katanya.

Diah berharap masyarakat Garut dapat lebih aktif untuk mencari tahu, atau meminta pendampingan apabila ada kasus yang melanggar hukum menimpa atau melibatkan anak-anak dan perempuan.

Baca Juga:   Musypimda 14 Muhammadiyah, Kali Pertama Digelar di Garut Selatan

Semua pelayanan kepada masyarakat itu, lanjut dia, terbuka bagi semua kalangan, dan tidak akan dipungut biaya, karena program tersebut sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat.

“Semua layanan diberikan secara gratis, kita ingin semua masyarakat bisa akses layanan kita,” ujarnya. (Ant/Yus)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *