Berita

Pemkab Garut dan Perbankan Dorong KUR Bisa Terserap Besar oleh Petani

×

Pemkab Garut dan Perbankan Dorong KUR Bisa Terserap Besar oleh Petani

Sebarkan artikel ini
ILUSTRASI -- Kredit usaha rakyat (KUR).

GOSIPGARUT.ID — Pemerintah Kabupaten Garut bersama perbankan berusaha mendorong kredit usaha rakyat (KUR) bisa terserap besar oleh petani sesuai target untuk membantu sektor pertanian lebih produktif.

“Kami dengan pihak perbankan secara jemput bola melakukan percepatan dengan mencari nasabah agar alokasi KUR tersebut bisa terserap,” kata Kepala SeksiĀ Sarana Prasarana Dinas Pertanian Kabupaten Garut, Dudung Sumirat kepada wartawan, Selasa (15/9/2020).

Ia menuturkan, Pemkab Garut dengan perbankan yang memiliki program KUR berupaya KUR yang sudah dianggarkan oleh pemerintah dapat terserap secara maksimal oleh masyarakat petani.

Baca Juga:   Heboh Suara Gemuruh yang Diduga dari Gunung Guntur Garut, Ini Penjelasan PVMBG

Dudung mengungkapkan, dana KUR untuk modal sektor pertanian ditargetkan bisa terserap sebesar Rp48 miliar, namun baru terealisasi Rp13 miliar, sehingga masih ada sisa yang bisa diserap untuk modal pertanian sebesar Rp35 miliar.

Ia menyampaikan, upaya yang sedang dilakukan pemerintah bersama perbankan saat ini yakni mengumpulkan para petani yang membutuhkan dana untuk biaya operasional bertani.

Baca Juga:   Tahun 2023, Pemkab Garut Akan Tebar Satu Juta Benih Ikan ke Setiap Danau atau Embung

Program KUR itu, kata Dudung, dapat dialokasikan untuk petani padi dan palawija dengan besaran pinjaman awal sebesar Rp11 juta untuk petani padi dan Rp7 juta untuk petani tanaman palawija.

“Untuk tanaman palawija disesuaikan juga dengan luasĀ lahan, dengan bunga sangat rendah yaitu 0,6 persen per bulan,” ujarnya.

Terkait cara mendapatkan pinjaman modal itu, kata Dudung, cukup mudah, petani sebagai pemohon pinjaman hanya menyiapkan KTP, mengisi administrasi untuk selanjutnya akan diproses oleh perbankan. (Ant)

Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *