GOSIPGARUT.ID — Pemerintah Kabupaten Garut memastikan akan menerapkan kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) dalam waktu dekat. Kebijakan ini ditargetkan mulai berlaku pekan depan, seiring menunggu hasil koordinasi dengan pemerintah pusat.
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menegaskan bahwa penerapan WFH di daerahnya akan mengacu pada kebijakan nasional, sementara aspek teknis masih dibahas secara internal.
“Kita akan mengikuti kebijakan dari pemerintah pusat. Teknisnya akan kita rapatkan, kemungkinan mulai minggu depan. Masih ada waktu untuk koordinasi,” ujar Syakur kepada wartawan, Senin (13/4/2026).
Selain mengikuti aturan pusat, Pemkab Garut juga membuka peluang adanya penyesuaian kebijakan di tingkat daerah. Penyesuaian tersebut akan diselaraskan dengan kondisi dan kebutuhan di lapangan.
“Daerah bisa menambahkan aturan sesuai kondisi masing-masing, tapi itu akan kita bahas dulu agar ada kesepahaman,” kata Syakur.
Menurut Syakur, kebijakan WFH bukan hanya soal fleksibilitas kerja, tetapi juga menjadi bagian dari strategi efisiensi anggaran, khususnya dalam menekan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) dan biaya operasional lainnya.
Ia mencontohkan langkah sederhana yang mulai diterapkannya secara pribadi, yakni mengurangi penggunaan kendaraan dinas.
“Biasanya saya menggunakan dua mobil, sekarang cukup satu mobil sebagai bentuk penghematan. Saya harap perangkat daerah juga melakukan hal serupa,” terang Syakur.
Pemkab Garut, lanjut bupati, akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pengeluaran, termasuk perjalanan dinas, dengan membandingkan kondisi sebelum dan sesudah kebijakan diterapkan.
Meski belum ada angka pasti, pemerintah daerah menargetkan efisiensi anggaran bisa mencapai sekitar 20 persen. Target tersebut berasal dari berbagai komponen belanja, mulai dari perjalanan dinas, konsumsi rapat, hingga penerapan WFH.
“Secara umum pasti ada efisiensi. Kita upayakan sekitar 20 persen dari keseluruhan belanja, termasuk dari kebijakan WFH ini,” tandas Syakur.
Dengan kebijakan ini, Pemkab Garut berharap dapat meningkatkan efektivitas penggunaan anggaran sekaligus mendorong pola kerja yang lebih adaptif di lingkungan pemerintahan. ***



.png)




























