Jawa Barat

Dedi Mulyadi Soroti Pungutan di Pantai Santolo dan Sayangheulang, Minta Pemkab Garut Segera Berbenah

×

Dedi Mulyadi Soroti Pungutan di Pantai Santolo dan Sayangheulang, Minta Pemkab Garut Segera Berbenah

Sebarkan artikel ini
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

GOSIPGARUT.ID — Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyoroti praktik pungutan di kawasan wisata Pantai Santolo dan Sayangheulang, Kabupaten Garut, yang dinilai berlebihan dan memicu keresahan di kalangan pengunjung.

Dalam pernyataannya, Dedi meminta agar pungutan di pintu masuk maupun area wisata tidak memberatkan masyarakat. Ia menilai, kondisi tersebut menjadi salah satu pemicu munculnya kemarahan pengunjung hingga berujung pada ucapan-ucapan yang tidak pantas.

“Masuk pantai jangan terlalu banyak pungutan. Akibatnya orang marah-marah sehingga keluar kata-kata yang tidak pantas. Marahnya memang tidak pantas, tetapi penyebab kemarahannya pun perkara yang tidak pantas,” ujar Dedi, lewat unggahan video yang dilihat GOSIPGARUT.ID Sabtu (28/3/2026).

Baca Juga:   Pemkab Garut akan Bahas Kembali Aturan Operasional Transportasi Daring

Ia berharap Pemerintah Kabupaten Garut beserta seluruh jajarannya segera mengambil langkah konkret untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Menurut dia, polemik di Pantai Santolo bukan kali pertama terjadi dan berpotensi mencoreng citra pariwisata Jawa Barat jika tidak ditangani serius.

Dedi menegaskan, penanganan persoalan di tingkat daerah seharusnya dapat diselesaikan oleh aparatur setempat tanpa harus menunggu intervensi pemerintah provinsi.

Baca Juga:   Akhir Tahun Selalu Diwarnai Kenaikan Harga, Pemkab Garut Berupaya Kendalikan Inflasi

“Semoga Pemerintah Kabupaten Garut seluruh jajarannya segera menangani masalah ini. Kejadiannya jangan terulang terus, karena cerita Pantai Santolo terus-terusan terjadi,” katanya.

Ia juga mengingatkan bahwa tata kelola wisata yang baik merupakan tanggung jawab bersama, mulai dari pemerintah desa, kecamatan, hingga kabupaten.

“Kan enggak bagus kalau harus ditangani oleh gubernur, karena sudah ada camat, kepala desa, bupati, wakil bupati. Tolong dibereskan, jangan bikin malu Jawa Barat,” ucap Dedi.

Baca Juga:   Bey Machmudin Minta Masyarakat Tidak Beli Panik karena Stok Beras di Pasaran Cukup

Pernyataan tersebut muncul di tengah sorotan publik terhadap keluhan pungutan di sejumlah objek wisata di Garut, termasuk Pantai Santolo dan Sayangheulang, yang belakangan ramai diperbincangkan di media sosial.

Pemerintah daerah diharapkan segera melakukan evaluasi menyeluruh guna memastikan kenyamanan dan transparansi bagi para wisatawan. ***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *