Berita

Semua Pejabat Pemkab Garut Menginap di Rumah Warga Mekarsari, Program Ini Disebut Pertama di Indonesia

×

Semua Pejabat Pemkab Garut Menginap di Rumah Warga Mekarsari, Program Ini Disebut Pertama di Indonesia

Sebarkan artikel ini
Bupati Garut Abdusy Syakur Amin pun ikut menginap di rumah-rumah warga Desa Mekarsari, Kecamatan Selaawi, Kabupaten Garut, Jumat (13/3/2026), dalam program "Rumaksa Manjang Waluya".

GOSIPGARUT.ID — Seluruh pejabat struktural dan administrator di lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut menginap di rumah-rumah warga Desa Mekarsari, Kecamatan Selaawi, Kabupaten Garut, Jumat (13/3/2026). Langkah tersebut menjadi bagian dari program “Rumaksa Manjang Waluya” yang digagas Pemkab Garut untuk mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat sekaligus menggerakkan perekonomian desa.

Dalam kegiatan tersebut, para pejabat diminta tinggal langsung di rumah warga, terutama keluarga kurang mampu, selama rangkaian acara berlangsung. Kebijakan ini diharapkan membuat para pengambil kebijakan dapat merasakan secara langsung kehidupan masyarakat serta memahami persoalan warga dari dekat.

Program tersebut turut dihadiri Bupati Garut Abdusy Syakur Amin dan Wakil Bupati Garut Putri Karlina yang mengikuti sejumlah agenda bersama masyarakat.

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin mengatakan kegiatan tersebut merupakan terobosan baru yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Garut, bahkan kemungkinan pertama di Jawa Barat maupun Indonesia.

Baca Juga:   Tiga Cara Disiapkan Pemkab Garut untuk Mengatasi Penumpukan Sampah

“Tentu saja kami mendukung hal-hal ini, dan alhamdulillah pada hari ini sudah terealisasi. Saya juga kaget, tadi di jalan banyak sekali masyarakat yang aktif dalam kegiatan ini. Tepuk tangan buat masyarakat Mekarsari,” ujar Syakur.

Selain menginap di rumah warga, mobilitas para pejabat selama berada di Desa Mekarsari juga menggunakan jasa ojek pangkalan setempat. Langkah ini memberikan dampak ekonomi langsung bagi pengendara ojek di desa tersebut.

Pemberdayaan ekonomi warga juga terlihat dari penyediaan konsumsi selama kegiatan. Seluruh makanan untuk buka puasa bersama maupun sahur dibeli dari warung serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang ada di Desa Mekarsari.

Baca Juga:   Pemkab Garut Berencana Bangun "Flyover" di Jalan Ibrahim Adjie, Ternyata Ini Alasannya

Rangkaian kegiatan Rumaksa Manjang Waluya diawali dengan pelayanan publik bagi masyarakat, dilanjutkan dengan buka puasa bersama, shalat tarawih berjamaah, arahan kepada para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (PPTP) serta pejabat administrator di lingkungan Pemkab Garut, hingga sahur bersama warga.

Kegiatan tersebut kemudian ditutup dengan Festival Kohkol yang diikuti oleh sembilan rukun warga (RW) di Desa Mekarsari.

Dalam kesempatan itu, Syakur juga menekankan pentingnya penguatan lima pilar pariwisata desa agar Desa Wisata Mekarsari semakin dikenal luas. Pilar tersebut meliputi kebersihan lingkungan, pengembangan produk unggulan seperti kerajinan sangkar burung khas Selaawi, keterbukaan terhadap wisatawan, serta jaminan keamanan bagi pengunjung.

Baca Juga:   Pemkab Garut Akan Perbaiki 700 Ruang Kelas Rusak, Disiapkan Anggaran Rp70 Miliar

Sementara itu, Kepala Desa Mekarsari Ajie Nugraha mengatakan kegiatan tersebut menjadi momen bersejarah bagi masyarakat desa karena baru pertama kali seluruh pejabat pemerintah daerah datang dan menginap langsung di rumah warga.

Menurut Ajie, kegiatan ini juga memberikan dampak ekonomi yang langsung dirasakan masyarakat, mulai dari meningkatnya pendapatan ojek pangkalan, penyewaan rumah warga sebagai homestay, penjualan kuliner lokal, hingga produksi kohkol dan obor untuk kebutuhan festival.

“Hari ini adalah hari sejarah bagi warga Desa Mekarsari maupun bagi Kabupaten Garut karena mungkin baru kali ini seluruh pejabat datang ke desa kami dan menginap bersama masyarakat,” ujar Ajie. ***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *