GOSIPGARUT.ID — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Garut bersama jajaran pengurus baru melakukan silaturahmi dengan pimpinan DPRD Kabupaten Garut. Pertemuan ini menjadi ajang perkenalan kepengurusan baru sekaligus ruang diskusi sejumlah isu strategis yang berdampak langsung bagi masyarakat Garut.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Garut, Ilham Faturohman, mengatakan pertemuan tersebut tidak hanya bersifat seremonial. Menurut dia, dialog yang terbangun juga menyentuh berbagai persoalan daerah yang selama ini menjadi perhatian publik.
“Kami baru saja bersilaturahmi dengan pimpinan DPRD, sekaligus memperkenalkan kepengurusan baru PDI Perjuangan. Setelah itu, kami berdiskusi mengenai berbagai isu yang memang menjadi perhatian masyarakat Garut,” ujar Ilham.
Salah satu isu utama yang dibahas adalah pengentasan kemiskinan serta penguatan fungsi DPRD sebagai lembaga legislatif. Ilham menilai peran DPRD sangat strategis dalam memastikan kebijakan daerah berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
“Dibicarakan soal pengentasan kemiskinan, kemudian agenda-agenda pengawasan dan fungsi DPRD. Ada tiga fungsi utama, yakni legislasi, penganggaran, dan pengawasan,” katanya.
Ia menambahkan, sebagai partai politik yang memiliki fraksi di DPRD, PDI Perjuangan memiliki tanggung jawab untuk mengagregasi dan mengartikulasikan kepentingan publik. Karena itu, komunikasi yang intens dengan pimpinan DPRD dinilai penting agar aspirasi masyarakat dapat dikawal secara optimal.
“Kami mendukung DPRD agar kuat dalam menjalankan fungsinya di dalam ekosistem pemerintahan,” ucap Ilham.
Selain isu sosial dan kelembagaan, pertemuan tersebut juga menyinggung persoalan lingkungan hidup, khususnya terkait konservasi kawasan penyangga air dan hutan di Kabupaten Garut. Topik ini dinilai krusial mengingat Garut memiliki wilayah konservasi yang berperan penting bagi keberlanjutan lingkungan dan kehidupan masyarakat.
“Garut ini juga wilayah konservasi, jadi kami berdiskusi tentang bagaimana mendorong kebijakan yang mendukung upaya konservasi,” ujarnya.
Ilham mengungkapkan pihaknya masih melakukan kajian mendalam terkait kebijakan lingkungan tersebut. Meski demikian, ia menegaskan komitmen PDI Perjuangan Garut untuk menjaga fungsi kawasan agar tetap sesuai peruntukannya.
“Ada istilah Leuweung Hejo, Rakyat Ngejo—hutan hijau, rakyat sejahtera. Prinsip ini yang ingin kami dorong,” tuturnya.
Menurut Ilham, perlindungan kawasan penyangga air menjadi penting untuk mencegah bencana alam. Ia menyinggung pengalaman Garut yang pernah dilanda bencana pada 2017–2018 sebagai pelajaran berharga dalam menjaga keseimbangan alam.
“Kawasan penyangga air harus benar-benar menjadi gentong cai. Kita bisa belajar dari berbagai bencana yang terjadi akibat alih fungsi kawasan,” katanya.
Ke depan, PDI Perjuangan Garut mendorong penerapan prinsip pembangunan berkelanjutan dengan menyeimbangkan aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan.
“Kami ingin Garut punya prinsip 3P: people, profit, planet. Kawasannya lestari, ekonomi masyarakat juga maju,” ujar Ilham, seraya menyebut partainya menargetkan perolehan kursi legislatif secara realistis pada kontestasi politik mendatang. ***



.png)















