GOSIPGARUT.ID — Suasana haru menyelimuti ruang ballroom Hotel Santika Garut, Rabu (5/11/2025), saat Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Karsa Husada Garut menggelar Sidang Senat Akademik Wisuda dan Angkat Sumpah Tahun Akademik 2024/2025.
Sebanyak 571 lulusan dari tujuh program studi resmi dikukuhkan dan diambil sumpah profesinya. Momentum ini menjadi babak baru bagi ratusan tenaga kesehatan muda yang siap mengabdi di berbagai pelosok negeri bahkan hingga mancanegara.
Wisuda ke-18 STIKes Karsa Husada Garut kali ini terdiri dari 136 lulusan D3 Keperawatan, 87 D3 Kebidanan, 70 D3 Teknologi Laboratorium Medis, 56 D3 Farmasi, 121 S1 Keperawatan, 73 Profesi Ners, dan 28 Profesi Bidan. Dengan penambahan ini, jumlah total alumni kampus tersebut kini menembus 7.910 orang, tersebar di seluruh Indonesia dan sejumlah negara lain.
Ketua STIKes Karsa Husada Garut, Dr. Iwan Wahyudi, S.Kep., Ners., M.Kep., menegaskan bahwa wisuda bukan sekadar seremoni akademik, melainkan sebuah amanah moral untuk terus mengabdi dengan integritas dan empati.
“Profesi kesehatan menuntut kejujuran dan komitmen untuk menolong tanpa pamrih. Ilmu yang dimiliki baru bermakna ketika digunakan untuk memberi manfaat bagi masyarakat,” ujar Dr. Iwan dalam sambutannya.
Dr. Iwan menyampaikan rasa bangganya terhadap kiprah para alumni yang telah berkontribusi di rumah sakit, puskesmas, lembaga pendidikan, hingga instansi pemerintahan. Bahkan, tujuh lulusan tahun ini tercatat akan segera berangkat ke Jepang untuk meniti karier di sektor kesehatan internasional.
Tak hanya menorehkan prestasi, STIKes Karsa Husada Garut juga bersiap melakukan transformasi kelembagaan besar menjadi Institut Ilmu Kesehatan. Salah satu langkahnya adalah pembukaan Program Studi S1 Gizi untuk memperkuat peran kampus dalam mencetak tenaga kesehatan unggul, religius, dan adaptif terhadap tantangan global.
“Kami terus memperkuat pendidikan berbasis kompetensi, penelitian terapan, dan pengabdian masyarakat. Kolaborasi dengan pemerintah, lembaga internasional, rumah sakit, dan industri menjadi fondasi dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang relevan,” imbuhnya.
Dalam kesempatan tersebut, Dr. Iwan juga menyampaikan empat pesan penting bagi para wisudawan. Pertama, selalu menjaga nama baik almamater dan menjadi duta nilai-nilai luhur STIKes Karsa Husada Garut. Kedua, terus belajar dan beradaptasi di tengah perubahan dunia kesehatan yang cepat. Ketiga, menjadi pribadi yang bermanfaat bagi sesama.
“Ukuran sukses bukan jabatan, tapi manfaat yang diberikan,” tegasnya.
Pesan terakhir, lanjut Dr. Iwan, adalah agar para lulusan senantiasa istiqomah dalam ibadah dan bersyukur, karena keberhasilan sejati tak lepas dari pertolongan Allah SWT.
Dengan semangat kebersamaan dan dukungan seluruh civitas akademika, STIKes Karsa Husada Garut siap melangkah menuju transformasi besar, meneguhkan komitmennya sebagai lembaga pendidikan kesehatan yang unggul dan berdaya saing global. (Yuyus)



.png)



















