Berita

Tertib Berlalulintas Jadi Budaya, SMKN 11 Garut Wajibkan Helm SNI dan Larang Knalpot Brong

×

Tertib Berlalulintas Jadi Budaya, SMKN 11 Garut Wajibkan Helm SNI dan Larang Knalpot Brong

Sebarkan artikel ini
Guru dan siswa SMKN 11 Garut memperagakan berkendara yang baik, memakai helm dan tanpa knalpot brong.

GOSIPGARUT.ID — Dalam upaya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan tertib, SMK Negeri 11 Garut mengambil langkah tegas dengan menerapkan kebijakan wajib helm berstandar SNI bagi seluruh siswa dan guru pengguna sepeda motor. Tak hanya itu, sekolah juga melarang keras penggunaan knalpot brong di lingkungan sekolah.

Langkah ini diambil seiring dengan letak geografis sekolah yang berada di daerah perbukitan Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, dengan kontur jalan yang menanjak, sempit, dan sering berkabut.

“Kebijakan ini bukan sekadar aturan disiplin, tapi bentuk perlindungan terhadap keselamatan seluruh warga sekolah,” ujar Kepala SMKN 11 Garut, Muchamad Eki, Senin (4/8/2025).

Menurutnya, penerapan aturan ini juga merupakan bentuk implementasi dari arahan Gubernur Jawa Barat dalam mewujudkan visi pendidikan Gapura Panca Waluya.

Eki menjelaskan, meski idealnya siswa yang tinggal dekat dianjurkan berjalan kaki, sekolah masih dalam tahap sosialisasi dan proses penyesuaian. “Kalau langsung kami larang siswa membawa motor, mereka akan parkir di luar area sekolah. Ini bisa menimbulkan masalah baru seperti kehilangan kendaraan atau pungutan parkir liar,” jelasnya.

Baca Juga:   100 Persen Orangtua Siswa SMKN 11 Garut Setuju Sekolah Tatap Muka

Selain helm, larangan penggunaan knalpot brong juga menjadi perhatian serius. Kebisingan serta potensi bahaya yang ditimbulkan menjadi alasan utama. Jalur menuju sekolah yang sempit dan ramai pejalan kaki dianggap tidak layak untuk kendaraan berknalpot tidak standar.

Untuk mendukung implementasi aturan ini, sekolah menggandeng komite sekolah, Polsek setempat, serta tokoh masyarakat guna melakukan sosialisasi sejak awal tahun ajaran. Setiap pagi, guru piket dan petugas keamanan rutin memeriksa kelengkapan kendaraan siswa.

“Bagi yang tidak pakai helm atau masih pakai knalpot brong, langsung kami bina. Jika mengulang, ada surat peringatan hingga pemanggilan orang tua,” tegas Eki.

Baca Juga:   Duguyur Hujan Deras, Atap Bangunan SMKN 11 Garut Roboh

Kebijakan ini mendapat dukungan luas dari para wali murid. Salah satunya, Asep, orang tua siswa kelas XI Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi, menyambut baik langkah sekolah.

“Anak saya naik motor dari rumah sejauh 15 kilometer melewati jalur curam. Kalau tidak pakai helm standar, sangat berisiko. Saya merasa lebih tenang dengan kebijakan ini,” tuturnya.

Di sisi lain, guru Bimbingan Konseling (BK) SMKN 11 Garut, Septian Dwi Nugroho, menambahkan bahwa keselamatan berkendara kini menjadi bagian dari pendidikan karakter siswa.

“Kami tanamkan bahwa berkendara bukan hanya soal bisa naik motor, tapi juga soal tanggung jawab dan keselamatan bersama. Ini kami integrasikan ke dalam pembinaan dan ekstrakurikuler,” jelasnya.

Baca Juga:   MUI Cisewu Gelar Penyuluhan di SMKN 11 Garut, Ini yang Jadi Topik Bahasannya

Sebagai bentuk apresiasi, sekolah juga memberikan layanan servis motor gratis setiap tiga bulan kepada siswa yang tertib berlalu lintas. Layanan ini bekerja sama dengan PT Astra Honda Motor (AHM) melalui program bengkel TSM-Honda SMK Negeri 11 Garut, dan melibatkan mekanik profesional dari Ahass Munjul Motor Bandung.

Ke depan, sekolah berencana menjalin kerja sama dengan Satlantas Polres Garut untuk menggelar pelatihan safety riding, uji emisi kendaraan, hingga pengecekan knalpot standar secara rutin.

Dengan rangkaian langkah ini, SMKN 11 Garut berharap dapat menciptakan budaya tertib berlalu lintas di kalangan pelajar, sekaligus mendukung keselamatan di jalan raya. ***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *