Berita

Interaksi Warga Dua Desa di Bungbulang Terganggu Gegara Jembatan Gantung Cigolewang Rusak Parah

×

Interaksi Warga Dua Desa di Bungbulang Terganggu Gegara Jembatan Gantung Cigolewang Rusak Parah

Sebarkan artikel ini
Kondisi jembatan gantung (rawayan) Cigolewang di Desa Bungbulang, Kabupaten Garut, yang rusak parah. (Foto: Istimewa)

GOSIPGARUT.ID — Interaksi warga dua desa di Kecamatan Bungbulang, Kabupaten Garut, dilaporkan terganggu gegara jembatan gantung (rawayan) Cigolewang yang menghubungkan dua desa itu mengalami rusak yang cukup parah. Kedua desa dimaksud adalah Cihikeu dan Bungbulang.

“Kondisi jembatan Cigolewang memang rusak parah, papan penyebrangannya sudah banyak yang copot. Akibatnya, jembatan itu tidak bisa dilalui,” kata salah seorang tokoh masyarakat Kecamatan Bungbulang, Oos Supyadin saat dimintai komentarnya oleh GOSIPGARUT.ID, Selasa (28/5/2024).

Ia menambahkan, sejak jembatan gantung Cigolewang rusak, kini mobilisasi warga antara Desa Cihikeu dengan Bungbulang harus memutar melewati desa lain yang jarak tempuhnya cukup jauh. Padahal sebelumnya, ketika kondisi jembatan Cigolewang masih layak dilalui, mobilisasi dari Cihikeu ke Bungbulang juga sebaliknya tidak memakan waktu lama.

Baca Juga:   Gubernur Ridwan Kamil Resmikan Jembatan Gantung di Garut

“Sebelumnya semua warga Desa Cihikeu yang hendak ke Desa Bungbulang seperti ke pasar, sekolah, berobat, bersilaturahim, mengaji, pengaosan, dan aktivitas sosial lainnya, selalu menggunakan akses jembatan gantung atau sasak rawayan itu,” terang Oos.

Ia tak menjelaskan sejak kapan jembatan gantung di atas Sungai Cirompang itu mengalami kerusakan. Namun yang pasti, kata Oos, interaksi warga antar dua desa itu terganggu sudah cukup lama.

Baca Juga:   Pembuatan Website dengan Tampilan Responsive dari PT Nextgen Inovasi Indonesia

“Warga Desa Bungbulang yang memiliki kebun atau sawah di Desa Cihikeu pun, sejak jembatan gantung itu rusak jadi tidak lagi menggunakan rawayan Cigolewang apabila hendak ke kebun atau sawah. Sekarang mereka entah suka menggunakan akses mana, saya tidak terlalu memperhatikan. Bisa saja menggunakan akses lain yang lebih jauh,” ujarnya.

Dibenarkan oleh Kepala Desa Bungbulang, Fiki Ramdani, yang menyebutkan bahwa kondisi jembatan gantung yang ada di Kampung Cigolewang, Desa Bungbulang, itu kondisinya rusak parah dan tidak layak untuk dilalui.

“Benar-benar memprihatinkan,” ucap dia. Padahal sebelum rusak, jembatan gantung yang panjangnya sekitar 40 meter dan memiliki ketinggian dari permukaan air sungai sekitar 10 meter itu selalu mempermudah mobilisasi warga dalam mengangkut hasil pertanian dan jadi penghubung warga ke pasar, sekolah, layanan kesehatan, dan lain-lain.

Baca Juga:   Meski Imbalannya Tak Besar, 17 Ribu RW di Garut Siap Jadi Satgas Covid-19

“Kami sangat memerlukan bantuan berbagai pihak, baik pemerintah maupun donatur lainnya, untuk memperbaiki jembatan gantung tersebut agar interaksi warga di Desa Bungbulang dan Cihikeu kembali normal,” kata Fiki. ***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *