GOSIPGARUT.ID — Jembatan gantung penghubung dua kampung di Kecamatan Memarmukti dan Bungbulang, Kabupaten Garut, ambruk diterjang banjir bandang yang terjadi di Sungai Cirompang pada Minggu (16/2/2025). Akibatnya, kini mobilitas warga di dua kampung tersebut jadi terganggu.
Kapolsek Bungbulang AKP Yusli Yulianto mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan, diketahui bahwa jembatan gantung sepanjang sekitar 100 meter terputus akibat terjangan luapan air sungai Cirompang yang membawa banjir bandang pasca hujan lebat.
“Jembatan gantung tersebut menghubungkan Kampung Saparantu, Desa Jagabaya, Kecamatan Mekarmukti, dengan Kampung Cirereb, Desa Gunamekar, Kecamatan Bungbulang,” jelas dia, Senin (17/2/2025).
Yusli menyampaikan, kerugian material akibat ambruknya jembatan gantung itu ditaksir mencapai sekitar Rp1 miliar. Sementara beberapa wilayah yang terdampak banjir bandang meliputi Kampung Cibentang, Desa Jagabaya. Luapan air sungai yang besar menggerus lahan sawah dan kebun seluas sekitar 13 hektar.
Selanjutnya Kampung Panondaan, Desa Jagabaya. Lahan sawah seluas kurang lebih 3 hektare tergenang air dan material batu dari luapan sungai Cikandang.
“Terakhir Kampung Cijaringao, Desa Jagabaya. Area sawah seluas sekitar 3 hektare juga tergenang akibat luapan air sungai Cikandang,” papar Yusli.
Menurut dia, pihak berwenang akan terus memantau dan melakukan upaya pemulihan di daerah terdampak. Warga setempat diharapkan dapat kembali melaksanakan aktivitas sehari-hari. ***

.png)






















