Peristiwa

Tak Kuat Menanjak, Sebuah Bus yang Membawa Keluarga Pengantin Pria Terguling di Cisewu

×

Tak Kuat Menanjak, Sebuah Bus yang Membawa Keluarga Pengantin Pria Terguling di Cisewu

Sebarkan artikel ini
Sebuah mobil bus asal Cileungsi Bogor yang hendak menghadiri acara pernikahan di Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, terguling di Tanjakan Lemahneundeut, Ciawitali, Cisewu, Selasa (2/8/2022) karena tidak kuat naik pada jalan menanjak. (Foto: Istimewa)

GOSIPGARUT.ID — Sebuah mobil bus Nopol B 7014 FXU yang membawa keluarga pengantin pria dari Kabupaten Bogor, terguling di Tanjakan Lemahneundeut, Kampung Ciawitali, Desa Girimukti, Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, Selasa (2/8/2022). Bus itu terguling setelah sebelumnya berhenti terlebih dahulu di tengah tanjakan karena tidak kuat naik.

“Karena tidak kuat menanjak, bis berhenti di tengah tanjakan,” demikian dijelaskan Sertu Haerudin, Danramil 1123 Cisewu yang datang ke lokasi kejadian tidak lama setelah bus terguling.

“Saat itu diperkirakan sopir melakukan pengereman, namun ternyata remnya blong. Saat mobil mundur, si sopir membantingkan mobil ke tebing untuk menghindari jurang dan menghentikan laju bus. Namun apes, ketimbang bus itu berhenti justru malah terguling di tengah tanjakan,” sambungnya.

Baca Juga:   Tiga Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Puncak Guha, Satu Selamat dan Dua Masih Dicari

Haerudin menyebutkan, bahwa bus ukuran tiga perempat yang dikemudikan Hadi Saputra (34) itu, dari Cileungsi, Kabupaten Bogor, membawa penumpang sebanyak 29 orang. Mereka adalah keluarga pengantin pria yang akan menghadiri resepsi pernikahan di Desa/Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut.

Sebuah mobil bus asal Cileungsi Bogor yang hendak menghadiri acara pernikahan di Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, terguling di Tanjakan Lemahneundeut, Ciawitali, Cisewu, Selasa (2/8/2022) karena tidak kuat naik pada jalan menanjak. (Foto: Istimewa)

“Resepsi pernikahannya akan berlangsung Rabu besok (3/8/2022). Sementara kejadian bus terguling sekitar pukul 17.30 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut,” jelas dia, saat dihubungi melalui telepon seluler Selasa malam (2/8/2022).

Baca Juga:   Pria Garut yang Sedang dalam Perjalanan Pulang dari Bekasi Meninggal Dunia di Bus Primajasa

Haerudin menambahkan, selain menggunakan bus, pihak pengantin pria juga menggunakan satu mobil minibus (Avanza) yang ditumpangi oleh pengantin pria. Mobil minibus itu berangkat mendahului bus, jadi ketika bus terguling mobil minibus tidak ada di lokasi. Mungkin saja sudah sampai tujuan yang jaraknya belasan kilometer dari lokasi tergulingnya bus.

“Hanya belasan kilometer jarak antara lokasi tergulingnya bus dengan tempat yang dituju,” kata Komandan Koramil 1123 Cisewu itu.

Baca Juga:   Mobil Molen Bikin Macet di Tanjakan Cijagir Cisewu, Warga Minta Pengecoran Jembatan Dialihkan ke Malam

Haerudin menuturkan, seluruh penumpang bus itu sudah dievakuasi ke Cisewu, di antara mereka ada yang menderita luka ringan dan sudah mendapat pengobatan. Sementara bangkai bus yang terguling, masih dibiarkan melintang di tengah tanjakan dan badannya menutupi seluruh badan jalan.

“Untuk sementara arus lalulintas terganggu. Sebelum bangkai bus itu disingkirkan dari jalan, maka kendaraan lain dipastikan tidak bisa melewati tanjakan tersebut,” pungkasnya. ***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *